Sekolah musim panas, 1000 pelajar asing kunjungi Turki

0
87

Sebanyak 118 negara mengirimkan perwakilan pelajarnya untuk mempelajari budaya, seni, dan bahasa Turki saat musim panas ini. Program ini diselenggarakan oleh Yunus Emre Institute (YEE). Mereka menyatakan bahwa tercatat sebanyak 150.000 pendaftar dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Aljazair, AS, Armenia, Israel, Kuba, Jerman, Inggris, Denmark, Palestina, Mesir, Estonia, Finlandia, Perancis, dan Belanda.

Siswa akan belajar bahasa Turki dan berkeliling Turki hingga 12 Agustus mendatang. Para siswa juga akan mengambil bagian dalam program pelatihan di 28 provinsi yang berbeda di Turki. Program ini akan diakhiri dengan perjalanan ke Istanbul.

Sebagai bagian dari program, siswa belajar bahasa Turki di provinsi Malatya timur, memainkan alat musik tradisional Turki, dan belajar tarian rakyat Turki. Di Gaziantep tenggara, para mahasiswa asing juga mengunjungi Museum Baklava dan belajar bagaimana membuat sajian Turki yang terkenal itu.

Seref Ates YEE, yang mengepalai institut tersebut, mengatakan bahwa mereka memiliki tujuan untuk menyebarkan kekayaan dan keanekaragaman budaya Anatolia ke seluruh dunia.

“Yunus Emre Institute memiliki 56 pusat kebudayaan di lima benua di seluruh dunia. Ini adalah tahun kesembilan program sekolah musim panas berjalan dan kami menerima hampir 1.000 siswa dari 150.000 aplikasi yang kami terima,” jelasnya.

Sumber: Yeni Safak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here