Sekjen PBB Antonio Guterres : Segera Hentikan Kekerasan Di Yerusalem

0
30

BERITATURKI.COM, New York – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres meminta Israel untuk menghentikan perbuatan penghancuran dan kekerasan yang melanggar nilai-nilai norma kemanusiaan internasional dan hukum hak asasi manusia.
Ia juga menyatakan bahwa dia sangat prihatin terhadap kekerasan yang sedang berlangsung di Yerusalem Timur dan ia juga prihatin akan kemungkinan pengevaluasian keluarga Palestina yang tinggal di wilayah Sheikh Cerrah dan Silvan akibat serangan yang terjadi tersebut.

Melalui Juru Bicaranya Stephane Dujarric, Guterres menekankan agar pemerintah Israel agar menghormati hak perdamaian yang ada dan harus menunjukkan sikap yang tidak berlebihan.

Guterres menyatakan bahwa semua pemimpin negara memang memiliki tanggung jawab untuk melawan ekstremis dan segala jenis kekerasan, akan tetapi semua pemerintah juga tidak boleh merusak tempat ibadah yang berstatus wilayah suci.

Guterres meminta Israel untuk menghentikan perbuatan penghancuran dan mengulangi seruannya untuk menyelesaikan masalah Israel-Palestina sejalan dengan resolusi PBB yang relevan, hukum internasional dan perjanjian bilateral.

Wilayah Yerusalem Timur menjadi saksi akan hari-hari yang menegangkan yang mengancam migrasi paksa warga Palestina yang tinggal di wilayah Sheikh Cerrah. Selain itu Serangan polisi Israel di Masjid al-Aqsa juga meningkatkan ketegangan di kota suci tersebut.

Pada jum’at malam (07/05/2021) pada saat waktu shalat tarawih, polisi Israel menyerang para jemaah di Masjid al-Aqsa dengan bom suara dan peluru karet.

Palang Merah Palestina mengumumkan bahwa 205 warga Palestina terluka akibat serangan tersebut. Pada penyerangan sabtu malam (08/05/2021), Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan bahwa ada 90 orang terluka yang terdiri dari orang dewasa, bayi dan anak-anak yang berusia satu tahun.

Usai salat subuh kemarin (09/05/2021), polisi Israel kembali menyerang jemaah yang baru keluar shalat dari Masjid al-Aqsa dengan peluru plastik dan bom suara, sehingga kembali melukai 10 warga palestina.

Sumber : A Haber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here