Sekitar 10.500 Relawan Bulan Sabit Merah Turki Memimpin dalam Membantu Korban Kebakaran Hutan

0
7

Kelompok tersebut memberikan bantuan kepada korban kebakaran di setiap sudut Turki dengan ribuan sukarelawan yang berdedikasi.

BERITATURKI.COM, Ankara – Sekitar 10.500 relawan Bulan Sabit Merah Turki terus memberikan bantuan kepada korban kebakaran hutan baru-baru ini di Turki di 160 lokasi baik siang maupun malam. Pejabat Bulan Sabit Merah Turki mengatakan bahwa kelompok itu memberikan bantuan kepada korban kebakaran di setiap sudut Turki dengan sukarelawannya.

Menyusul kebakaran hutan yang terjadi di banyak provinsi, hampir 10.500 relawan bekerja siang dan malam untuk membantu para korban kebakaran. Di garda depan untuk membantu para korban kebakaran, relawan dokter, dokter hewan, juru masak, manajer logistik, ibu rumah tangga, dan guru melanjutkan pekerjaan mereka di 160 lokasi berbeda.

Relawan memberikan bantuan kepada mereka yang sangat membutuhkan bantuan. Sementara dokter merawat orang-orang yang terkena dampak asap, dokter hewan bergegas membantu hewan yang terluka akibat kebakaran.

Koki sukarelawan kelompok juga memasak untuk orang-orang di daerah yang dilanda kebakaran hutan, dan psikolog sukarelawan memberikan dukungan kepada keluarga dan anak-anak.

Ali Sinan Kerimol, 72, mengatakan dia telah membantu upaya bantuan selama lebih dari seminggu. “Saya sangat bangga dengan pekerjaan saya, semua orang harus melakukannya,” katanya dalam video yang diposting Bulan Sabit Merah secara online.

Melakukan tugas yang sama dan berbagi semangat dan kegembiraan yang sama seperti anak muda memberinya energi baru, tambahnya.

Relawan Internasional

Sultan Keles, yang datang ke Turki dari Jerman dan menjadi sukarelawan Bulan Sabit Merah ketika mendengar tentang kebakaran hutan, mengatakan : “Ada banyak orang yang membutuhkan bantuan di daerah bencana kebakaran hutan, dan Bulan Sabit Merah melakukan pekerjaan yang sangat baik untuk mereka. Itu mengapa Anda bisa bergabung dari seluruh dunia seperti yang saya lakukan.”

Paramedis Karim Can Kaynak mengatakan sebelum kebakaran hutan, dia berencana menghabiskan cuti tahunannya untuk berlibur di Marmaris di provinsi Mugla.

“Saya menjadi sukarelawan untuk Bulan Sabit Merah Turki karena kebakaran hutan dan datang bersama tiga teman saya. Kami mencoba merawat orang yang terkena sengatan lebah, luka bakar, dan paparan asap.”

Orang-orang yang ingin mengambil peran aktif dalam Bulan Sabit Merah Turki dapat menjadi sukarelawan secara online. Setidaknya delapan orang telah tewas, menurut angka resmi, sejak kebakaran dimulai di selatan dan barat daya Turki pada akhir Juli. Semua kecuali segelintir api sekarang telah berhasil dipadamkan, menurut pejabat Turki.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here