Sanksi AS pada Turki merugikan Aliansi kata Menhan Hulusi Akar

0
46

Hulusi Akar mengecam keputusan AS yang menjatuhkan sanksi atas pembelian sistem pertahanan rudal Rusia oleh Turki.

BERITATURKI.COM, Ankara – Keputusan AS untuk menjatuhkan sanksi pada Turki telah sangat mengguncang nilai-nilai aliansi antara kedua negara, kata menteri pertahanan negara itu pada hari Selasa (15/12/2020), mengecam langkah tersebut.

“Kami mengutuk keputusan ini, yang tidak sesuai dengan aliansi, militer saat ini, atau realitas politik,” kata Hulusi Akar kepada Anadolu Agency.

AS pada hari Senin memberlakukan sanksi terhadap Turki atas pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia. “Keputusan sanksi ini telah mengguncang semua nilai aliansi antar negara kita,” tegas Akar.

Menyoroti ancaman udara dan rudal yang dihadapi Turki, dia mengatakan negara itu mengambil semua tindakan untuk melindungi dirinya sendiri dan rakyatnya. “Jelas, sanksi terhadap negara anggota NATO tidak hanya akan merusak semangat aliansi, tetapi akan sangat merusak kepercayaan di antara sekutu,” katanya.

Akar mengatakan Turki akan melanjutkan upaya tekadnya untuk memastikan keamanan negara dan mendesak Washington untuk kembali bekerja sama dengan Ankara.

“Kembali ke kerja sama dan solidaritas dengan AS, yang telah menjadi sekutu kami sejak Perang Korea, dalam masalah pertahanan dan keamanan regional dan global dalam kerangka situasi militer dan politik saat ini juga akan berkontribusi pada perdamaian dan keamanan regional dan global,” dia menyimpulkan.

Secara terpisah, Kementerian Pertahanan Nasional Turki mengutuk sanksi AS terhadap Turki. Jelas bahwa menjatuhkan sanksi pada negara anggota NATO akan merusak kepercayaan di antara sekutu selain merusak semangat aliansi, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa.

Semua tindakan yang diperlukan telah diambil dan akan diambil untuk keselamatan Turki, yang berada di bawah ancaman udara dan rudal yang serius, serta 83 juta warganya.

“Dengan melakukan ini, kami sepenuhnya memenuhi komitmen kami kepada semua sekutu kami, terutama NATO. Merupakan hak kami untuk mengharapkan sekutu kami melihat dan memahami kebutuhan keamanan negara dan bangsa kami,” tambahnya.

Pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia oleh Turki dihasilkan dari kebutuhan dan bukan pilihan, tegasnya.

“Sekutu kami telah diberitahu bahwa S-400 tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem NATO atau sistem nasional yang terhubung ke sistem NATO, dan akan digunakan seperti sistem Rusia di negara-negara NATO lainnya.”

“Proposal kami untuk membahas interaksi S-400 dan F-35 dalam kelompok kerja termasuk NATO, bila perlu, masih di atas meja.”

Menerapkan sanksi alih-alih membahas solusi dari masalah adalah langkah menuju kebuntuan daripada solusi, tegasnya.

Keputusan sanksi ini telah mengguncang semua nilai aliansi antar negara kita. Namun, upaya untuk memastikan pertahanan dan keamanan negara kita dan bangsa mulia kita akan terus dilakukan dengan tegas.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here