Sahabat Erdogan Kunjungi Pengungsi Rohingya di Aceh Utara.

0
116
KSEI
Rombongan Komunitas Sahabat Erdogan, Yang dipimpin Ricky Hafidz melakukan kunjungan langsung ke Aceh untuk membantu pengungsi Rohingya yang terdampar di pantai utara Aceh.

Nelayan bersama warga melakukan demo dan mengatakan kepada pihak kemanan disana “Silahkan anda bergerak atas dasar peraturan, kami bergerak atas dasar kemanusiaan”

BERITATURKI.COM, ACEH| Utusan resmi Komunitas Sahabat Erdogan Indonesia (KSEI) yang juga Direktur dari Lembaga Kemanusiaan Global Aksi Insan Nusantara (AIN), Ricky Hafidz, SE pada hari Jum’at (26/06) kemarin berangkat ke Banda Aceh, untuk selanjutnya akan menuju ke Aceh Utara (tempat dimana lebih dari 90 orang masnusia perahu) yang merupakan pengungsi dari daerah konflik dibawah ancaman genosida Myanmar, Rohingya terdampar di pantai utara Aceh tersebut.

Ricky yang beberapa bulan lalu baru saja kembali dari Jordania untuk mengantarkan bantuan kepada para pengungsi Palestina di negara berbatasan langsung dengan Suriah itu mengatakan bahwa ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dari Komunitas Sahabat Erdogan (KSE) dimana Turki yang dipimpin oleh Erdogan merupakan representasi dari kaum tertindas di muka bumi.

“Kita memahami bahwa bahasa kemanusiaan adalah bahasa global melewati bahasa politik dan demokrasi yang tidak pernah selesai ini” ujar Ricky Hafidz yang didampingi oleh Ustz Irhamullah yang juga mantan Ketua Umum PII Wilayah Aceh tersebut.

Turki yang konsen untuk mengurus pengungsi yang berjumlah jutaan orang hari ini telah mencapai lebih dari 4 juta jiwa, tidak hanya berasal dari Suriah. Namun pengungsi di Turki sangat beragam, yakni berasal dari Uyghur mencapai 500.000 orang, bahkan di Ankara ada satu kecamatan bernama Sincan (Xingjiang, dalam bahasa China, red), selain banyak warga Rakhine yang diberikan beasiswa oleh Pemerintah Turki, juga ratusan warga Kashmir dan Jammu yang tersebar dibeberapa kota besar Turki untuk menuntut Ilmu. Bahkan terakhir Turki juga bekerjasama dengan Negara bagian Filipina yaitu Moro untuk kerjasama di bidang Pendidikan dan Sosial.

Kembali ke pengungsi Rohingya di Aceh, para manusia perahu itu kembali diselamatkan oleh para Nelayan Aceh yang berada di pesisir utara Aceh tersebut. ada peristiwa menarik ketika 94 orang warga bagian Sittwe Rakhine, dibawah penjajahan Myanmar itu berada disana. Pihak keamanan dan pemerintah melarang untuk membawa manusia perahu itu dibawa ke darat. Namun justru para nelayan bersama warga melakukan demo dan mengatakan kepada pihak kemanan disana “Silahkan anda bergerak atas dasar peraturan, kami bergerak atas dasar kemanusiaan”.

Bagi teman-teman yang ingin menyalurkan bantuan, bisa menghubungi pihak admin Aksi Insan Nusantara sebagai perpanjangan tangan Komunitas sahabat Erdogan untuk setiap aksi kemanusiaan di seluruh Dunia. khusus untuk memngirimkan bantuan kepada pencari suaka dan pengungsi Rohingyas dapat melakukan transfer keuangan kepada Aksi Insan Nusantara : dengan Nomor, BNI Syariah : 0369736439, dan Mandiri (1660-0333-2222-3), dengan kode donasi 008. Contoh untuk bantuan sebesar 200 ribu rupiah sbb: Rp. 200.008. Konfirmasi pengiriman dengan mengirimkan fis ke Nomor HP : 0821-1316-6061.

Foto yang bersifat Human Interest, yang di tangkap oleh wartawan AFP di Aceh, Chaideer Mahjuddin ketika salah seorang wartawan BPBD Aceh merangkul salah seorang pengung, ketika akhirnya foto itu viral bahkan di posting oleh artis Hollywood Elliot Fox.

Benar sekali jiwa kemanusian masyarakat Aceh sangat tinggi, hal ini tidak lain dikarenakan oleh sebab mereka sendiri berada dalam konflik berkepanjangan sejak tahun 1976 atau 30 tahun lamanya hingga damai menyentuh negeri Serambi Mekkah tersebut pada tahun 2005 silam. “Tentu mereka sangat memahami psikologi sesama orang-orang tertindas” Ujar Ricky Hafidz yang sekarang berangkatmenuju TKP.

dari laporan Aceh Online.com, para pengungsi yang berjumlah total 94 orang itu terdiri dari 15 orang laki-laki, 49 orang perempuan, dan 30 orang anak-anak. mereka berdesak-desakan dan terombang-ambing di atas laut sejak beberapa hari lalu untuk mencari suaka karena dari penindas junta Myamnar.

Kunjungan Ricky Hafidh, Aktivis Kemanusiaan Sahabat Erdogan di temani Ust. Irhamullah koordinator sahabat Erdogan Aceh di Makam Sultan Selahaddin Komplek Bitay, Bekas Perguruan Kelautan Aceh Darussalam pada Abad-16.

Sementara itu, di sela-sela kunjungannya ke Aceh, Ricky Aktivis kemanusiaan yang telah melalang buana ke dunia internasional itu, mewakili Komunitas Sahabat Erdorgan menyempatkan untuk berziarah ke makam bekas tentara Turki di desa Bitay Kecamatan Meuraksa Banda Aceh.AOL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here