Rusia Menyarankan untuk Meninggalkan Dolar AS

0
35

Menteri luar negeri Rusia, juru bicara Kremlin berbicara tentang risiko lindung nilai dari sanksi AS

BERITATURKI.COM, Moskova- Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan pada hari Senin bahwa mengabaikan pembayaran dalam dolar AS akan mengurangi risiko sanksi.

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan media China sebelum kunjungannya ke Beijing, Lavrov mengatakan perlu untuk menciptakan koalisi negara-negara untuk menahan sanksi sepihak oleh AS dan untuk memperkuat kemandirian teknologi dan keuangan dari Barat.

“Anda lihat bagaimana AS menyatakan tugasnya untuk membatasi peluang pengembangan teknologi baik di Federasi Rusia maupun Republik Rakyat China. Oleh karena itu, kami perlu mengurangi risiko sanksi dengan memperkuat kemandirian teknologi kami, dengan beralih ke pemukiman dalam mata uang nasional. dan dalam mata uang dunia yang merupakan alternatif dari dolar. Kita perlu menjauh dari penggunaan sistem pembayaran internasional yang dikendalikan Barat, “kata Lavrov.

Dalam pernyataan terpisah, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia “waspada” karena tindakan AS yang “tidak berdasar dan tidak dapat diprediksi”.

Dia mengatakan Moskow “tidak mengecualikan ancaman AS”, termasuk kemungkinan mematikan sistem pembayaran SWIFT.

“Kami tidak bisa mengesampingkan potensi ancaman. Anda bisa melihat bahwa sanksi aspirasi lawan kami, terutama Amerika Serikat, terus meningkat,” katanya.

Pekan lalu, Departemen Luar Negeri AS mengumumkan sanksi baru terhadap Rusia atas dugaan meracuni tokoh oposisi Rusia Alexey Navalny.

Sumber: Anadolu_Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here