Remaja di Diyarbakır Turki Ubah Batu Basal Menjadi Karya Seni

0
53

BERITATURKI.COM, Turki – Sejumlah remaja di Diyarbakır Turki dilatih membuat sebuah karya seni dari batu guna merevitalisasi pemrosesan seni dari batu tersebut. Batu basal, yang dianggap sebagai “Hadiah kota Karacadağ”, merupakan sebuah batu yang memegang peranan penting dalam pelestarian arsitektur kota.

Dalam rangka meningkatkan penggunaan batu basal, Kepala Pusat Pendidikan Umum Sur (HEM) bekerjasama dengan Kepala Asosiasi Bisnis Turki (İŞKUR) Provinsi menyelenggarakan sebuah kursus. Sebanyak 25 remaja menerima pelatihan tahap pertama di daerah yang dialokasikan Direktorat Museum di İçkale.

Peserta pelatihan yang diperkirakan akan berlangsung sekitar 2,5 bulan akan memiliki kesempatan untuk mengambil bagian dalam pekerjaan restorasi dan rekonstruksi kota dengan sertifikat yang akan mereka terima. Selain itu, para generasi baru juga akan melanjutkan profesi ini nantinya.

Direktur Sur HEM Mehmet Gülsever menyatakan bahwa distrik Sur merupakan tempat yang luar biasa di dunia dengan bangunan dan karya bersejarahnya dan ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar bangunan bersejarah di distrik ini terbuat dari batu basal. Gülsever berkata, mereka menyiapkan sebuah proyek untuk mengadakan kursus pemrosesan batu guna melindungi bangunan bersejarah ini dan memindahkan budaya dari generasi ke generasi. Mereka juga telah mengimplementasikan proyek tersebut dengan dukungan Gubernur Sur Abdullah Çiftçi.

Gülsever menekankan bahwa Direktorat Museum Diyarbakar telah berkontribusi pada proyek tersebut melalui kerjasama dengan İŞKUR dan menambahkan bahwa mereka sangat selektif dalam pemilihan peserta pelatihan. “Saya harap kami dapat meneruskan profesi ini ke generasi baru kami. Kami sedang membangun Sur, terutama rumah-rumah bersejarah yang sedang dikembalikan orisinalitasnya. Staf yang berkualitas sangat diperlukan di bidang ini. Setelah lulus dari kursus pelatihan, peserta kami dapat mengambil tugas dalam pembangunan dan restorasi rumah serta dapat bekerja di area ini.”

Gülsever menjelaskan, sebanyak 50 peserta dilatih dalam pelatihan tahap pertama ini. Selain itu, mereka menekankan bahwa mereka akan melanjutkan pelatihan ini ke tahap berikutnya. “Kami bertujuan untuk membuka kursus baru di bidang ini agar dapat menghasilkan para ahli di sini. Kami sangat senang jika para ahli di distrik kami, di kota kami, bahkan di negara kami berasal dari kursus ini,” pungkasnya. (Lin)

Sumber: AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here