Rekor di 2018, Lebih dari 37,5 Juta Wisatawan Asing Kunjungi Turki

0
56
Foto Anews

Menikmati tahun yang penuh semangat, Turki berhasil mencatat rekor baru dengan 40 juta turis asing yang datang untuk berwisata. Momen Tahun Baru yang segera tiba, sektor pariwisata hampir melampaui 40 juta pengunjung asing dan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Menyadari pencapaian besar sepanjang tahun ini, Turki telah melihat jumlah kedatangan asing meningkat secara signifikan pada periode Januari-November, menurut data yang diumumkan pada hari Jumat, 28 Desember 2018.

Menurut Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, lebih dari 37,5 juta orang asing mengunjungi Turki dalam 11 bulan pertama di tahun ini, naik 23 % dari tahun-tahun sebelumnya. Setelah pentupan data di tahun 2017, dimana tahun tersebut merupakan tahun pemulihan setelah periode sulit di tahun 2016, dengan 32,4 juta pengunjung asing dan pendapatan pariwisata sebesar $ 26,3 miliar dengan kenaikan masing-masing 28 % dan 19 %, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sektor ini sedang mengalami masa keemasan.

Turki diproyeksikan akan naik ke liga dunia pada tahun 2019 dengan struktur dan kebijakan pariwisata baru. Selain itu, angka yang dirilis pada hari Jumat (28/12/2018) mengungkapkan bahwa Turki menampung hampir 43 juta pengunjung, ketika data warga negara Turki yang tinggal di luar negeri turut dicanumkan dalam periode tahun ini, terjadi peningkatan 21,35 % dari tahun-tahun sebelumnya.

Data juga menunjukkan bahwa Istanbul, kota terbesar di Turki berdasarkan jumlah penduduk dan salah satu daya tarik wisata utamanya, serta kota peristirahatan Antalya di Mediterania, berhasil menarik jumlah pengunjung asing terbanyak, yaitu 12,4 juta dan 12,3 juta wisatawan asing.

Rusia menempati urutan teratas di antara negara-negara asing yang mengunjungi Turki pada periode tersebut dan menyumbang lebih dari 15 % atau hampir 5,9 juta pengunjung, diikuti oleh Jerman dengan 11,6 % (4,3 juta pengunjung), dan Inggris dengan hampir 6 % (2,2 juta pengunjung).

Jumlah orang Rusia yang datang ke Turki naik sebesar 26,22 %, sementara jumlah turis Jerman dan Inggris melonjak 25,56 % dan 36,44 %. Di sisi lain, pertumbuhan tahunan terbesar terlihat dari pengunjung Polandia yang meningkat lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Kolombia berada di posisi kedua dengan peningkatan 94 %.

Sarana transportasi yang paling disukai yaitu melalui udara dengan 28,7 juta pengunjung asing. Sekitar 7,8 juta dan hampir 960.000 pengunjung menggunakan rute perjalanan kereta api dan pelayaran.

Pada bulan November, jumlah wisatawan asing yang memasuki Turki juga melonjak 19 % setiap tahun hingga mencapai hampir 2 juta pengunjung. Menurut perkiraan kementerian dan perwakilan sektor berdasarkan data yang tersedia, diharapkan jumlah pengunjung asing akan melebihi 40 juta jiwa pada akhir tahun, dan pendapatan pariwisata diperkirakan akan mencapai $ 32 miliar.

Turki dperkirakan akan menampung sekitar 50 juta wisatawan pada tahun 2019, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Mehmet Nuri Ersoy mengatakan pada pembukaan paviliun Turki di Pasar Pariwisata Dunia 2018 di London bulan November kemarin.

“Saya mengharapkan kenaikan 23 persen di tahun depan. Kami berharap akan mencapai target 48 juta [turis],” tambah Ersoy.

Sementara itu, Turki tercatat pernah menjadi tuan rumah bagi 36,8 juta turis asing pada tahun 2014 dan 36,3 juta turis asing pada tahun 2015, angka yang menurun tajam menjadi 25,3 juta turis asing pada tahun 2016.

Pendapatan pariwisata mencapai rekor tertinggi yaitu $ 34,3 miliar pada tahun 2014. Angka tersebut turun menjadi $ 31,5 miliar pada tahun 2015 dan menjadi $ 22,1 miliar pada tahun 2016 karena menurunnya jumlah turis asing. (Yn)

Sumber: Anews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here