Rapat Perdana Persiapan MUSIAD Expo Mendapat Apresiasi dari Konjen RI dan Pebisnis Indonesia.

0
204

MÜSİAD Indonesia mengangkat tema : “Indonesian Entrepreneurs Journey” sebagai spirit peningkatan kerjasama Ekonomi Indonesia dan Turki dalam event MUSİAD Expo di TÜYAP Kongre Merkezi, Istanbul pada 18-21 November Mendatang.

BERITATURKI.COM, Istanbul|

Agenda besar Pameran Perdagangan Internasional “MUSİAD Expo” yang akan dihelat pada 18-21 November mendatang mendapat sambutan hangat dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Istanbul.

Pada pertemuan perdana untuk persiapan agenda pertemuan pebisnis dunia yang rutin dilaksanakan tahunnya ini, difasilitasi oleh KJRI Istanbul menyanpaikan “meski dunia sedang mengalami pandemi Covid-19, termasuk negara Turki, namun pengembangan kerja sama & upaya peningkatan ekspor produk UMKM lndonesia dalam masa luar biasa (krisis) ini harus tetap di dukung” Sebagaimana disampaikan oleh Konjen RI Imam As’ari pasa arahan rapat besar yang hadiri oleh lebih dari 100-an pengusaha Indonesia tersebut.

Konjen menyampaikan agenda ini akan tetap dilaksanakan tentu dengan mendapat perhatian yang feasible,
mengadaptasi dan menyesuaikan dengan protokol kehidupan “New Normaf’ yang diterapkan oleh Pemerintah.

Pihak Konjen, menyambut baik kerja sama MUSIAD lndonesia dengan Perwakilan RI di Istanbul ini serta mendorong MUSIAD Indonesia untuk dapat membawa pengusaha UMKM potensial dari lndonesia untuk berpartisipasi dalam agenda MUSIAD Expo 2020, di TÜYAP Fair Convention and Congress Center, lstanbul.

Konjen yang didampinginya Atase Perekonomian dan Perdagangan Iwan Widjaya menyampaikan bahwa KJRI
lstanbul akan mendukung penuh dan memfasilitasi sewa area stand seluas 3 x 3 M2 di MUSIAD Expo tersebut. Selain itu KJRI juga akan menyiapkan hal pendukung lainnya seperti mobil jemputan untuk delegasi dan mahasiswa sbg translator.

Konjen RI di Istanbul Turki didampingi oleh Fungsi Ekonomi dan Perdagangan Dr. Iwan Widjaya memfasilitasi rapat daring Pengusaha Indonesia yang tergabung dalam MUSIAD dalam rangka persiapan MÜSİAD Expo 2020.

“Kami tentunya berharap pengusaha UMKM lndonesia bisa mengembangkan kerjasama kemitraan atau kolaborasi dengan pengusaha Turki, hingga upaya ekspor produk UMKM lndonesia secara berkelanjutan dapat mensuplai kebutuhan pasar Turki.” Ujar konjen mengakhiri.

Penasehat MUSIAD Indonesia yang juga Anggota Komite Ekonomi Indonesia (KEIN) Soetrisno Bachir menyampaikan bahwa sudah saatnya Indonesia meningkatkan kerjasama dengan Turki, dimana Turki dan Indonesia memiliki banyak kesamaan baik dalam bidang gaya hidup, besaran ekonomi yang sejajar, terlebih lagi Indonesia & Turki merupakan anggota G-20, D-8 dan juga OKI. Juga tidak kalah penting kita memiliki Kesamaan Budaya (Cultural Proximity) yang menjadi modal penting dalam melanjutkan kerjasama di berbagai bidang kedepannya.

Dia berharap “Kerjasama ekonomi antara Indonesia dan Turki bisa lebih kuat kedepannya dan ia berharap perwakilan Pemrintah Indonesia yang diwakili oleh KJRI bisa menjadi penyambung yang baik hubungan kedua Negara” Pungkasnya.

Presiden MUSİAD Indonesia Doddy C. Hidayat Putra mengatakan Target MUSIAD Indonesia akan membawa 40 stand sebagai perwakilan paviliun Indonesia. Kita akan menangkap harapan yang disampaikan oleh Pak Konjen dan Penasehat MUSİAD sebagai amanah yang harus kami tunaikan, Ujar Doddy.

Sementara Ketua GPEI bapak Mahalli berharap keikutsertaan UMKM dan Eksportir İndonesia bisa meningkatkan peluang kerjasama strategis berjangka panjang untuk Indonesia dan Turki kedepannya.

Heppi Trenggono Ketua Gerakan #BeliIndonesia, dan juga Ketua Umum IIBF menersngkan bahwa Spirit kemandirian perlu dicontoh dari Turki yang berhasil bangkit dan menjadi salah satu raksasa ekonomi di Eropa. Sebagaimana kita ketahui, Turki walaupun bukan bagian dari Uni-Eropa, namun secara Ekonomi Turki merupakan linked-in kedalam persatuan Eropa dan memiliki kerjasama bahkan Turki menjadi negara penyuplai bagi UE. Hal ini tidak akan terjadi jika tidak ada empowering dari Pemerintah nya untuk pengusaha Kecil dan Menengah (UKM).

Para perserta yang ikut dalam rapat daring perdana yang diikuti oleh ratusan lebih pengusaha Indonesia yang akan mengikuti Expo MUSİAD 2020 di Istambul 18-21 November mendatang.

Hal yang sama juga diaampaikan oleh Ira Darmayanti Chairwoman Indonesia Diaspora SME Export Empowerment & Development (ID SEED) yang juga anggota dari Musiad Indonesia. Bahwa kebangkitan Ekonomi hanya bisa dicapai dengan kebangkitan UKM sebsgai tulang punggung Ekonomi Nasional, ujarnya.

Waketum BPP HIPMI, Bapak Anggawira menyambut baik kegiatan ini juga bisa berlanjut kepada kerjasama antar pengusaha mudaantar kedua negara. Setidaknya bisa dimulai antara HIPMI dengan Genç MÜSİAD sebagai lokus Pengusaha Muda Indo-Turki.

Ibu Racheltera Triya dari Galeri Etnik Nusantara menyampaikan jaringan pengusaha tradisional yang ada di bawah koordinasi beliau juga akan akan ambil bagian dalan agenda besar ini.

Setelah arahan dan sambutan dari beberapa Perwakilan, dilanjutkan dengan tanya jawab bersama para pengusaha dan perwakilan KADIN provinsi yang ikut hadir dalam program pertemuan virtual tersebut.

Bagi anda/perusahaan anda yang berminat untuk ikut serta dan memeriahkan agenda MUSIAD Expo 2020 di Istanbul bisa mendaftar di link pendaftaran di bawah ini. http://bit.ly/musiadexpo2020. Real

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here