Putra Mahkota Saudi Digugat di Pengadilan AS atas Pembunuhan Khashoggi

0
27
Orang-orang memegang foto jurnalis Saudi Jamal Khashoggi dalam pertemuan untuk menandai ulang tahun kedua pembunuhan Khashoggi di Konsulat Saudi, di Istanbul, Turki, 2 Oktober 2020. (Foto Reuters)

BERITATURKI.COM, Washington DC (AS) – Hatice Cengiz, tunangan mendiang kolumnis Washington Post, Jamal Khashoggi, mengajukan gugatan di pengadilan distrik AS pada Selasa (20/10/2020) terhadap Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman atas pembunuhan mengerikan jurnalis itu.

Cengiz dan kelompok hak asasi yang didirikan oleh Khashoggi sebelum kematiannya mengajukan gugatan di Pengadilan Distrik Washington, D.C. terhadap bin Salman dan lebih dari dua lusin pejabat tinggi Saudi lainnya.

Ia menuduh bahwa Khashoggi adalah korban tipu muslihat yang dimulai di Kedutaan Besar AS di Riyadh ketika dia pergi ke sana untuk mengamankan dokumen untuk menikahi Cengiz.

Gugatan ini menuduh bin Salman dan pejabat Saudi telah “membuat kesempatan untuk membunuhnya” di mana pejabat Saudi di Kedutaan Besar Washington mengatakan kepada Khashoggi bahwa dia tidak dapat menerima dokumen tersebut di AS, dan sebaliknya harus pergi ke Istanbul untuk mendapatkannya di Konsulat Saudi di sana.

“Penyesatan yang fatal ini terjadi di Amerika Serikat dan merupakan bagian dari keseluruhan konspirasi yang dimaksudkan untuk berdampak langsung pada aktivitas politik Tuan Khashoggi di Amerika Serikat. Terdakwa dan rekan konspiratornya mengatur tindakan ini dengan maksud untuk membunuh Tuan Khashoggi,” menurut gugatan itu.

Khashoggi akhirnya terbunuh di konsulat pada Oktober 2018, dan kemungkinan jenazahnya belum dikembalikan ke keluarganya.

Arab Saudi mengakui agennya membunuh Khashoggi tetapi menyalahkannya pada operasi rendisi yang gagal yang dilakukan tanpa persetujuan bin Salman, sebuah penjelasan yang diejek oleh para kritikus yang meragukan pembunuhan itu dapat dilakukan tanpa sepengetahuan dan persetujuan langsung dari bin Salman, penguasa de facto kerajaan.

CIA memutuskan dengan keyakinan bahwa bin Salman mengarahkan pembunuhan Khashoggi. Gugatan yang diajukan oleh Cengiz dan Demokrasi untuk Dunia Arab Sekarang meminta ganti rugi moneter yang signifikan, yang menurutnya harus ditentukan oleh juri pengadilan.

“Saya berharap kami bisa mencapai kebenaran dan keadilan bagi Jamal melalui gugatan ini,” kata Cengiz dalam sebuah pernyataan. “Saya menaruh kepercayaan saya pada sistem peradilan sipil Amerika untuk menyuarakan apa yang terjadi dan meminta pertanggungjawaban mereka yang melakukan ini atas tindakan mereka.”

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here