Putin, Trump, dan Macron Serukan Gencatan Senjata ‘segera’ di Karabakh

0
22

Presiden Prancis, Rusia, AS menyerukan kepada Armenia, para pemimpin Azerbaijan untuk melanjutkan pembicaraan tentang titik nyala wilayah yang diduduki Armenia itu.

BERITATURKI.COM, Moskow- Presiden 3 Negara Pimpinan Organisasi Perdamaian di Nagorno-Karabakh (OSCE-Minsk) yaitu: Prancis, Rusia, dan AS pada Kamis (01/10) meminta Armenia dan Azerbaijan untuk segera menghentikan permusuhan dalam konflik mereka di wilayah Nagorno-Karabakh yang berkobar awal pekan ini.

Emmanuel Macron, Vladimir Putin dan Donal Trump mengatakan dalam pernyataan bersama bahwa para pemimpin Armenia dan Azerbaijan harus melanjutkan negosiasi damai.

“Kami berduka atas para korban dan menyampaikan belasungkawa kami kepada keluarga mereka yang tewas dan terluka,” kata pernyataan itu.

“Kami juga meminta para pemimpin Armenia dan Azerbaijan untuk melanjutkan negosiasi tentang penyelesaian dengan itikad baik dan tanpa prasyarat, dengan bantuan ketua bersama kelompok OSCE Minsk.”

OSCE Minsk Group – diketuai bersama oleh Prancis, Rusia dan AS – dibentuk pada tahun 1992 untuk menemukan solusi damai untuk konflik tersebut, tetapi tidak berhasil. Gencatan senjata, bagaimanapun, disepakati pada tahun 1994.

Sementara itu, negara Turki yang berbatasan langsung dengan Azerbaijan dan Armenia secara bulat baik Parlemen maupun Eksekutif untuk mendukung Azerbaijan dalam kondisi darurat perang yang sudah berlangsung 4 hari tersebut. Hingga hari ini setidaknya sudah lebih 50 orang tewas di pihak Azerbaijan. Baca: https://beritaturki.com/konflik-armenia-azerbaijan-erdogan-kami-memihak-pada-azerbaijan/.

Bentrokan perbatasan meletus lagi pada Minggu pagi ketika pasukan Armenia menargetkan pemukiman sipil Azerbaijan dan posisi militer, yang menyebabkan korban. Parlemen Azerbaijan mengumumkan keadaan perang di beberapa kota dan wilayahnya menyusul pelanggaran perbatasan dan serangan Armenia di Nagorno-Karabakh.

Hubungan antara kedua negara bekas Soviet itu tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Karabakh Atas, atau Nagorno-Karabakh, wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional./AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here