Putin: Rusia Tidak Memiliki Kewajiban untuk Membela Armenia Dalam Perang di Luar Wilayahnya

0
111

BERITATURKI.COM, Moskow- Rusia tidak memiliki kewajiban untuk membela Armenia, karena konfliknya dengan Azerbaijan tidak terjadi di wilayah Armenia, demikian pernyataan yang disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu (07/10).

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan penyiar publik Rusia, Putin juga menegaskan kembali seruannya untuk gencatan senjata, ia menambahkan bahwa peristiwa tersebut adalah tragedi dan bahwa Moskow sangat prihatin.

Armenia menjadi tuan rumah bagi pangkalan militer utama Rusia di dekat kota barat Gyumri dekat perbatasan Turki.

Kantor berita Rusia TASS juga mengatakan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev telah berbicara dengan Putin melalui telepon untuk membahas perkembangan terbaru di wilayah tersebut.

Bentrokan yang sedang berlangsung dimulai sejak 27 September, ketika pasukan Armenia menargetkan pemukiman sipil Azerbaijan (Tovuz), dan posisi militer di wilayah tersebut, yang menyebabkan banyak korban.

Hubungan antara dua bekas republik Soviet itu tegang sejak 1991 ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh, wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional.

Berbagai resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta organisasi internasional, menuntut penarikan pasukan penyerang.

Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE) Minsk Group, diketuai bersama oleh Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat, dibentuk pada tahun 1992 untuk menemukan solusi damai untuk konflik tersebut tetapi tidak berhasil. Namun, gencatan senjata tercapai pada tahun 1994.

Banyak kekuatan dunia, termasuk Rusia, Prancis, dan AS, telah menyerukan gencatan senjata segera. Turki, sementara itu, mendukung hak Baku untuk membela diri.

Sumber: DailySabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here