Program Kursus Al-Qur’an Akan Dimulai Secara Tatap Muka Pada Tanggal 5 Juli

0
21

BERITATURKI.COM, Ankara – Menurut keterangan tertulis yang dikeluarkan oleh Direktorat Keagamaan Turki, kursus belajar Al-Qur’an musim panas akan diselenggarakan secara tatap muka mulai hari Senin tanggal 5 Juli di seluruh Turki dan akan berakhir pada hari Jumat tanggal 20 Agustus 2021.

Terkait langkah-langkah yang harus diambil, melalui bagian urusan pendidikan, Direktorat Keagamaan Turki telah mengedarkan surat edaran tentang “Prinsip Pelaksanaan Kursus Al-Qur’an Musim Panas 2021” ke 81 kantor mufti yang berada di berbagai provinsi di Turki.

“Kursus Al-Qur’an Musim Panas”, yang dibuka di masjid-masjid dan kursus Al-Qur’an setiap tahun pada masa liburan sekolah tersebut akan diselenggarakan secara online dan tatap muka. Program tersebut nantinya akan diselenggarakan dengan cara membagikan kelompok berdasarkan umur peserta didik, hal ini dilakukan karena bagian dari langkah-langkah yang diambil untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

Pendaftaran kursus Al-Qur’an musim panas dapat dilakukan di masjid, di tempat kursus Al-Qur’an atau langsung di website Direktorat Keagamaan Turki “www.diyanet.gov.tr” antara tanggal 21 Juni dan 11 Juli.

Dalam konteks ini, anak-anak dan remaja yang berusia antara 4-22 tahun dapat mendaftar untuk kursus ini. Dengan demikian, orang tua siswa yang berusia 4-9 tahun dapat mendaftar secara langsung ke kursus Al-Qur’an terdekat di wilayah mereka atau melalui situs website yang tersedia. Belajar tatap muka hanya akan diberikan kepada grup ini.

Orang tua siswa yang berusia 10-15 dapat mendaftar secara langsung atau melalui situs web, dan mereka dapat memilih opsi pendidikan secara tatap muka atau online, tergantung pada keinginan mereka. Pendaftaran siswa yang berusia antara 16-22 akan diterima melalui situs website, dan pendidikan mereka hanya akan dilakukan secara online.

Di sisi lain, orang tua siswa penyandang disabilitas yang berusia 7 tahun ke atas juga dapat mendaftar kursus Alquran.

Proses belajar mengajar akan berlangsung dengan mempertimbangkan kelompok usia, jenis kelamin, kemampuan membaca Al-Qur’an dan tingkat pengetahuan agama siswa, jumlah siswa di lingkungan pendidikan tatap muka akan ditentukan oleh kelompok pengajar dan kondisi fisik dalam lingkup penanggulangan wabah Covid-19. Dalam pelatihan online, jumlah siswa maksimum adalah 20 siswa.

Selama belajar tatap muka berlansung, fasilitas belajar seperti Al-Qur’an, buku dan pena akan bersifat pribadi dimana pertukaran fasiltas diatas antar siswa tidak akan diizinkan. Di lingkungan kursus juga akan dilakukan ventilasi udara selama istirahat.

Disenfektan tangan akan tersedia di pintu masuk gedung kursus, ruang kelas dan masjid. Ruang kelas, masjid, toilet dan ruang wudhu di tempat kursus akan dibersihkan setidaknya sekali sehari dan sering dilakukan ventilasi udara.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here