Profesor Wanita Turki Terpilih Sebagai Anggota Institusi Sains Terkemuka di AS.

0
44
Professor Ivet Bahar, Doc. Hurriyetdaily.com

BERITATURKI.CO, Istanbul (04/05). Seorang profesor Turki terpilih sebagai anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional AS, salah satu lembaga sains paling terkemuka di dunia.

İvet Bahar dari University of Pittsburgh, yang bekerja pada desain farmasi, berhasil menjadi wanita Turki pertama yang dipilih untuk menjadi anggota dari akademi penelitian berusia 157 tahun.

Akademisi, yang juga terlibat dalam proyek pengembangan obat bagi vaksin COVID-19 ini, prnah berpidato di Gedung Putih pada 2016 sebagai tamu kehormatan mantan Presiden AS Barack Obama.

Dia terpilih sebagai anggota, yang dianggap sebagai salah satu penghargaan tertinggi yang dapat diterima oleh seorang ilmuwan, untuk “kontribusi luar biasa” untuk biologi komputasi.

“Pemilihan ini sebenarnya berarti bahwa penelitian yang saya lakukan sejauh ini diterima oleh lembaga ilmiah yang disegani. Ini membuat kita bangga,” kata Bahar.

Bahar menjelaskan bahwa dia bekerja di bidang sains material setelah 15 tahun berkarier di Departemen Teknik Kimia Universitas Boğaziçi di Istanbul.

“Sejalan dengan kemajuan besar dalam teknologi genom, biologi komputasi berbantuan komputer menjadi penting. Saya terus melakukan penelitian berbantuan komputer dengan menerapkan metode yang saya lakukan pada polimer pada sistem biologis, ”katanya.

 
“Apa yang kami lakukan adalah bekerja pada bagaimana proses biologis bekerja pada komputer, bagaimana interaksi antar molekul terjadi,” katanya.

“Simulasi kami menjelaskan percobaan yang akan dilakukan nanti. Ini berfungsi untuk mengurangi jumlah percobaan dan mempersingkat waktu yang akan dicapai untuk hasilnya,” tambah Bahar.

Akademi, yang 190 anggotanya merupakan pemenang Nobel dan memiliki total 2.900 anggota, didirikan pada 1863 untuk memberi tahu presiden AS tentang perkembangan sains dan teknologi.

Akademi ini juga telah memilih ilmuwan Turki pertama pemenang Nobel, Aziz Sancar pada 2005 dan profesor ekonomi Turki Daron Acemoğlu di Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada 2014.

Insinyur Geofisika Celal Şengör dan antropolog Mustafa Özdoğan juga termasuk di antara warga Turki yang pernah duduk sebagai anggota akademi AS tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here