Profesor Turki: Setengah dari Jumlah Penduduk Turki Menderita Gangguan Tidur

0
73

Menurut seorang profesor Turki, 50% penduduk Turki menderita gangguan tidur.

“Setengah populasi Turki menderita gangguan tidur,” tutur Fuat Ozgen, kepala Sleep Medicine Society yang berbasis di Ankara, mengatakan kepada Anadolu Agency di sela-sela pelaksanaan Kongres Obat Tidur Nasional ke-19.

Kongres yang digelar selama lima hari tersebut dihadiri oleh 200 tenaga profesional kesehatan. Kongres yang diselenggarakan di Istanbul itu bertujuan untuk mendiskusikan gangguan fungsi tidur, seperti gangguan tidur berlebihan, insomnia, gangguan pernapasan dan gerakan selama tidur, serta gangguan tidur pada anak-anak.

“Gangguan tidur menyebabkan gangguan fungsi tidur, peningkatan penyakit fisik atau mental,” tambah Ozgen.

Menurut Ozgen, dalam kasus orang kurang tidur, mereka beresiko menderita masalah yang dapat mempengaruhi seluruh sistem tubuh mereka.

“Gangguan tidur dapat meningkatkan semua jenis potensi penyakit yang ada, sekalipun pada seseorang yang tidak memiliki penyakit sama sekali. Sejumlah gangguan akibat kurang tidur dapat muncul baik secara fisik maupun mental dalam jangka waktu tertentu,” katanya.

Ozgen mengatakan bahwa orang menghabiskan sepertiga dari hidup mereka untuk tidur, dan tidur dapat membuat fisik dan mental seseorang menjadi segar kembali serta mempersiapkan tubuh mereka untuk menjalani hari-hari berikutnya.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here