Prof. Dr. Halil İnalcık; Sosok Sejarawan Yang Langka di Dunia

0
37

BERITATURKI.COM, Istanbul – Prof. Dr. Halil İnalcık merupakan seorang sejarawan Turki yang dihormati di seluruh dunia karena karya-karyanya tentang sejarah Ottoman dan Balkan. Dan hari minggu (25/7) merupakan hari peringatan 5 tahun meninggalnya.

Ia terus berkerja dan meneliti sejarah hingga akhir hayatnya yang berusia 100 tahun. Karya beliau sangat berkontribusi baik untuk Turki maupun untuk dunia.

Menurut informasi yang dikumpulkan oleh wartawan Anadolu Agency dari berbagai sumber, Halil İnalcık merupakan anak dari pasangan Seyit Osman Nuri Bey dan Ayşe Bahriye Hanım yang merupakan seorang imigran dari Krimea. Beliau lahir pada tanggal 7 September 1916 di Istanbul.

İnalcık mulai belajar sekolah dasar dan menengah di Ankara dan Sivas dan ia menyelesaikan sekolah menengah atas di Sekolah Pendidikan Guru Necati Bey di kota Balıkesir. Setelah itu ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Ankara, Fakultas Bahasa, Sejarah dan Geografi pada tahun 1935.

Berkat keteguhannya saat kuliah di Jurusan Sejarah Zaman Modern, İnalcık berhasil menarik perhatian guru besarnya Fuat Köprülü, sehingga ia pun diangkat sebagai asisten ilmiah.

İnalcık berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya dengan disertasi berjudul “Tanzimat and the Bulgarian Issue” pada tahun 1942, dan ia menjadi associate professor pada tahun 1943 dengan keberhasilan penelitiannya yang berjudul “Ottoman Empire and Crimean Khanate from Vienna to Great Revenge”.

Inalcık akhirnya dikirim ke Inggris oleh pihak universitas pada tahun 1949, disana ia meneliti sumber-sumber sejarah Ottoman dan bertemu dengan para sejarawan penting.

Pada tahun 1952, Halil İnalcık menerima gelar profesor dengan penelitiannya yang berjudul “Kerjasama Kerajaan Krimea dengan Utsmaniyah Pada Masa Keruntuhan Wina”

Inalcik juga mengajar sebagai profesor tamu di Universitas Columbia, Princeton, Pennsylvania dan Harvard, dan ia memberikan kontribusi besar bagi perkembangan studi sejarah Utsmaniyah-Turki di AS.

Pada tahun 1972, Inalcık pensiun dari Universitas Ankara yang merupakan tempat ia pernah kuliah dan belajar. Kemudian ia mendirikan Departemen Sejarah Ottoman di Universitas Chicago.

Dan ia pensiun dari Universitas Chicago pada tahun 1986. Kemudian Inalcık mendirikan Departemen Sejarah di Universitas Bilkent pada tahun 1993 dan mengajar seminar untuk mahasiswa pascasarjana dan doktoral selama 23 tahun.

Inalcık mendirikan pusat penelitian yang bernama Halil Inalcık Center for Ottoman Studies di universitas yang sama pada tahun 2003, dan ia menyumbangkan salinan dokumen, buku catatan, teks penelitian yang belum selesai, lebih dari seribu edisi terpisah dan bahan lain yang telah dikumpulkannya dari berbagai arsip selama bertahun-tahun.

Inalcık fasih berbahasa Inggris, Prancis dan Jerman, serta ia bisa beberapa bahasa dengan tingkat menengah seperti bahasa Arab, Persia, dan Italia.

Kuburan Prof. Dr. Halil Inalcık

Inalcık meninggal pada tanggal 25 Juli 2016 di rumah sakit tempat ia dirawat di Ankara.

Atas keputusan Dewan Menteri, jenazahnya disemayamkan di Pemakaman Masjid Fatih, sebagaimana makam Fatih Sultan Mehmet yang sangat ia cintai juga berada disana.

Atas instruksi Presiden Recep Tayyip Erdoğan, makam Inalcık dibangun dalam bentuk makam tradisional ulama Utsmaniyah.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here