Presiden Turki Terima Kunjungan Anggota Arab Knesset

0
36

BERITATURKI.COM, Istanbul – Presiden Turki pada hari Sabtu, 2 Februari 2019, menerima anggota Palestina dari parlemen Israel di Istanbul. Recep Tayyip Erdogan menerima perwakilan dalam pertemuan tertutup yang berlangsung sekitar 90 menit di Kampus Kepresidenan Tarabya (Huber Villa), menurut sumber kepresidenan.

Erdogan menggarisbawahi bahwa Turki tidak akan “membalikkan punggungnya” pada perjuangan rakyat Palestina. Ia juga menambahkan bahwa Ankara akan berbagi semua sarana yang tersedia untuk mengakhiri pendudukan Israel dan membangun kembali perdamaian.

Ia kemudian mengucapkan terima kasih kepada anggota Knesset atas layanan mereka yang mewakili kehendak Palestina di badan legislatif Israel dalam melawan penindasan Tel Aviv di Gaza serta hukum Negara Yahudi dan retorika tanpa dasar terhadap Turki.

Presiden lebih lanjut mendorong kelompok Knesset untuk bekerja dalam persatuan dan solidaritas dengan mengatakan bahwa hukum kontroversial yang mendefinisikan secara terbuka terkait Israel sebagai negara Yahudi yang mengabaikan hak-hak warga negara Palestina.

Di antara perwakilan yang hadir ialah Ahmad Tibi dan Talab Abu Arar yang telah melafalkan adzan di Knesset sebagai protes atas undang-undang untuk membatasi berkumandangnya adzan di seluruh negeri Palestina. Pertemuan itu terjadi menjelang pengumuman oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa Israel tidak akan memperbarui mandat Kehadiran Internasional Sementara PBB di Hebron (Khalil) yang pertama kali dikirim ke kota itu pada tahun 1994.

Undang-undang ini juga mempromosikan bahasa Ibrani sebagai satu-satunya bahasa resmi, yang melucuti bahasa Arab sebagai bahasa resmi sambil mengakui status khusus di negara itu dengan “Yerusalem bersatu” sebagai ibukotanya. Risiko hukum semakin mengasingkan minoritas Arab yang berpendapat bahwa mereka sudah menghadapi diskriminasi dari Yahudi Israel dan pemerintah dan sudah merasa seolah-olah mereka adalah warga negara kelas dua. Knesset ialah warga Palestina yang memiliki kewarganegaraan Israel, dimana jumlahnya merupakan 21 persen dari jumlah total populasi, dikenal sebagai orang Arab Israel dan memiliki anggota di parlemen Israel.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here