Presiden Turki & Rusia Membahas Masalah Regional

0
16

Erdogan dan Putin melakukan panggilan telepon membahas hubungan bilateral, dan juga ketegangan baru-baru ini antara Azerbaijan & Armenia, serta perkembangan di Libya, Suriah yang dilanda konflik.

BERİTATURKİ.COM, Ankara| Presiden Turki dan Rusia pada Senin malam berbicara melalui telepon dan membahas berbagai masalah, termasuk hubungan bilateral dan perkembangan di kawasan, sebagaimana disampaikan Direktorat İnformasi & Komunikasi Turki.

Direktorat Infokom Turki mengatakan Presiden Erdoğan dan Putin membahas laju hubungan bilateral, dan peningkatan kasus baru-baru ini antara Azerbaijan dan Armenia, serta perkembangan terakhir di Libya dan Suriah.

Kedua pemimpin sepakat untuk tetap mempertahankan kerja sama dan dialog mengenai hubungan bilateral dan masalah regional.

Sejak April 2019, pasukan pemberontak Khalifa Haftar telah melancarkan serangan terhadap ibukota Libya Tripoli dan bagian lain Libya barat laut, yang mengakibatkan lebih dari 1.000 kematian, termasuk perempuan dan anak-anak.

Namun, pemerintah Libya akhir juni lalu telah mencapai kemenangan yang signifikan, mendorong pasukan Haftar keluar dari Tripoli dan kota Tarhuna yang strategis.

Pemerintah sah negara itu didirikan pada 2015 di bawah perjanjian yang dipimpin PBB, tetapi upaya penyelesaian politik jangka panjang gagal karena serangan militer oleh Putschist Haftar, yang didukung oleh Prancis, Rusia, UEA, dan Mesir.

PBB mengakui pemerintah Libya yang dipimpin oleh Fayez al-Sarraj sebagai otoritas sah negara itu.

Sementara di Suriah telah dilanda perang saudara yang ganas sejak awal 2011 ketika rezim menindak protes pro-demokrasi dengan keganasan yang tak terduga.

Kekerasan rezim menyebabkan kematian dan pengungsian jutaan warga sipil Suriah. Saat ini, Turki berdiri sebagai negara tuan rumah pengungsi terbanyak dunia dengan populasi warga Suriah yang ditampung sebanyak 3,6 juta jiwa.AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here