Presiden Turki Kunjungi Daerah-daerah Yang Terkena Dampak Kebakaran Hutan

0
12
Presiden Erdogan melakukan kunjungan langsung kepada warga yang terdampak langsung di lokasi kebakaran hebat di Prov. Antalya

Kebakaran besar-besaran telah merusak banyak aspek kehidupan dan berefek serius pada pertanian, peternakan, dan kegiatan rumah kaca akan diberi kompensasi, dipulihkan, kata Erdogan.

BERITATURKI.COM, Antalya – Presiden Turki pada hari Sabtu (07/08) mengunjungi daerah-daerah yang terkena dampak kebakaran hutan di seluruh Turki selatan, yang telah menyebabkan kematian dan cedera selain kerusakan material yang luas.

“Lima puluh juta (Turki) lira [atau setara 5,91 juta US Dolar] telah dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak di daerah yang terkena dampak kebakaran. Bantuan sewa juga akan diberikan kepada mereka yang rumahnya terbakar dan rusak,” kata Recep Tayyip Erdogan saat mengunjungi distrik Manavgat di provinsi Antalya dari helikopter.

Erdogan melakukan inspeksi langsung ke lapangan di distrik manavgat Provinsi Antalya

Berbagai kerusakan berdampak serius pada pertanian, peternakan dan kegiatan rumah kaca akan dikompensasikan dan dipulihkan, tegas sang presiden.

Menggarisbawahi bahwa pinjaman tanpa bunga kepada pengrajin dan dukungan dari Organisasi Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah Turki (KOSGEB) akan diberikan di daerah yang dilanda bencana, dia mengatakan pembangunan rumah akan dimulai dalam waktu satu bulan.

Dia menambahkan bahwa rumah-rumah akan dibangun kembali sesuai dengan arsitektur lokal. “Menurut Pasal 169 Konstitusi kita, area yang terbakar tidak dapat digunakan untuk tujuan lain … Adalah tugas utama kita untuk menghutankan kembali setiap area yang terbakar.”

Dia mengatakan 4.000 personel, enam pesawat, 45 helikopter, satu helikopter tak berawak, sembilan kendaraan udara tak berawak, 660 alat penyiram air, 65 peralatan konstruksi, 117 truk pemadam kebakaran, dan 31 ambulans telah berpartisipasi dalam upaya pemadaman selama tiga hari terakhir.

Drone telah memberi kami peluang besar untuk mendeteksi kebakaran dengan cepat dan mengendalikannya sebelum membesar, kata Erdogan.

“Menurut evaluasi oleh organisasi internasional, kami berada di tempat pertama di antara negara-negara yang merespons kebakaran dengan cara tercepat dan paling efektif, dan menderita kerusakan paling sedikit,” tambahnya.

Presiden menghimbau kepada masyarakat untuk ekstra hati-hati dalam menjaga hutan, dan tidak menyalakan api tanpa tindakan pencegahan.

Respon medis segera diberikan kepada 334 orang yang terkena dampak kebakaran, dan hampir semuanya dipulangkan, katanya.

Menteri Pertanian dan Kehutanan Bekir Pakdemirli memberi tahu Erdogan tentang upaya yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.

Sesi ini juga dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Urbanisasi Murat Kurum, Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu, Menteri Industri dan Teknologi Mustafa Varank, Menteri Transportasi dan Infrastruktur Adil Karaismailoglu dan lainnya.

Sejak 28 Juli, sebanyak 98 kebakaran hutan telah meletus di Turki, dengan sebagian besar terjadi di wilayah selatan. Pihak berwenang Turki berhasil mengendalikan 88 di antaranya, dan enam orang kehilangan nyawa.

Pakdemirli mengatakan upaya sedang dilakukan untuk mengendalikan api yang tersisa.

Sumber: Anadolu_Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here