Presiden Turki dan Palestina Lakukan Perbincangan Telepon

0
38
Foto Anadolu Agency

Presiden Turki dan Palestina pada hari Sabtu, 22 Desember 2018, membahas perkembangan regional melalui panggilan telepon, menurut sumber-sumber kepresidenan Turki.

Recep Tayyip Erdogan dan Mahmoud Abbas bertukar pandangan tentang langkah-langkah berbagai negara untuk merelokasi kedutaan besar Israel ke Yerusalem. Dilansir dari Anadolu Agency, para presiden tersebut juga membahas langkah-langkah pencegahan yang salah yang diperkirakan dapat menghambat solusi untuk masalah Palestina. Erdogan mengatakan kepada Abbas bahwa Turki akan terus mendukung rakyat Palestina.

Akhir tahun lalu, Presiden AS Donald Trump menjadi pemimpin pertama yang mengumumkan niat negaranya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel yang memproklamirkan diri. Pernyataan Trump tersebut menuai berbagai kecaman dan protes dari seluruh dunia Arab dan Muslim.

Pada bulan Mei, AS melaksanakan keputusan tersebut, memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Yerusalem. Guatemala dan Australia sejak itu turut mengikuti jejak Washington untuk memindahkan kedutaannya ke kota suci Yerusalem.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here