Presiden Rusia Putin Mendukung Partisipasi Turki dalam OSCE Minsk Group

0
45

Vladimir Putin mengatakan Armenia dan Azerbaijan harus menyelesaikan konflik Karabakh melalui negosiasi

BERITATURKI.COM, Moskow (Rusia) – Presiden Rusia mengatakan pada hari Kamis (29/10/2020) bahwa Armenia dan Azerbaijan harus menyelesaikan konflik Karabakh melalui negosiasi dalam OSCE Minsk Group, yang juga termasuk Turki.

Berbicara di VTB Capital Russia Calling, Forum Investasi di ibu kota Moskow, Vladimir Putin mengatakan penyelesaian di wilayah Nagorno-Karabakh akan dimungkinkan ketika pihak yang bertikai menemukan “keseimbangan kepentingan”.

“Pada tahap pertama, kita perlu berhenti berperang, menghentikan hilangnya nyawa, duduk di meja perundingan dan menemukan konsensus dan keseimbangan kepentingan berdasarkan proposal yang dirumuskan oleh kelompok Minsk dan ketua pendampingnya – Rusia, AS, dan Prancis – bersama dengan partisipasi anggota lainnya, termasuk Turki dan sejumlah negara Eropa,” katanya.

Hubungan antara Armenia dan Azerbaijan tegang sejak 1991, tetapi bentrokan baru terjadi pada 27 September di Nagorno-Karabakh, wilayah yang diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan.

Sejak itu, tentara Armenia terus melakukan serangan terhadap warga sipil dan pasukan Azerbaijan, bahkan melanggar perjanjian gencatan senjata kemanusiaan.

Turki telah berulang kali mendukung hak Azerbaijan untuk membela diri, dan menuntut penarikan pasukan pendudukan. Berbagai resolusi PBB juga menyerukan penarikan segera, dan tanpa syarat dari pasukan penyerang.

OSCE Minsk Group dibentuk pada tahun 1992 untuk menemukan solusi damai atas konflik tersebut, tetapi tidak berhasil.

Pemimpin Rusia itu mengatakan penyelesaian jangka panjang atas Nagorno-Karabakh tidak sederhana karena masing-masing pihak memiliki definisi “kebenarannya sendiri”.

“Tujuannya adalah untuk menemukan keseimbangan kepentingan yang sesuai dengan kedua belah pihak, baik rakyat Azerbaijan, yang kami perlakukan dengan rasa hormat yang teguh, dan kepentingan rakyat Armenia” katanya. “Untuk membuat orang merasa aman, tetapi pada saat yang sama menciptakan peluang, untuk pengembangan Azerbaijan dan Armenia, dan Nagorno-Karabakh sendiri.”

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here