Presiden Erdoğan Umumkan “Curfew” Akan Diterapkan Setiap Akhir Pekan.

0
44

BERITATURKI.COM, Istanbul (14/04)- Presiden Republik Turki Recep Thayyib Erdoğan menumumkan keputusan tidak boleh keluar rumah (curfew) selama 2 hari 3 malam setiap pekannya. Keputusan ini diumumkan secara resmi kemarin malam (13/04) sejak adanya keputusan ‘curfew‘ mendadak yang berbuntut kepada pengunduran diri Mendagri Suleyman Soylu akhir pekan lalu.

Presiden Erdoğan menyampaikan bahwa keputusan ini adalah demi kebaikan kita bersama, dimana masih ramai masyarakat yang tidak mematuhi aturan “sosyalmesafesi” atau sosial distancing yang telah ditetapkan WHO. untuk itu semakin hari kami telah memasuki masa-masa kritis sejak pekan lalu dan hari ini jumlah korban semakin menurun, akan tetapi kita masih mencoba untuk menerapkan aturan ini untuk melindungi masyarakat dari Covid-19 ini. “Saya tahu, banyak diantara masyarakat saya yang tidak sepakat. namun kita harus berkorban secara bersama-sama agar serangan wabah ini bisa segera berakhir dan kita bisa berkumpul lagi bersama teman-teman dan anggota keluarga masing-masing” Ujarnya.

Erdoğan menambahkan bahwa Pemerintah Turki telah mengeluarkan kebijakan untuk mngurus masyarakatnya secara baik dengan paket anggaran Rp. 200 Triliun lebih atau mencapai $15 USD. Semua departemen pemerintahan Turki hari ini memasuki sistem kerja baru mengikuti pekembangan wabah Covid-19 dengan menjaga jarak aman dan juga memasang alat pelindung diri. Pemerintah Turki melalui Kemenkes telah mengeluarkan berbagai kebijakan nasional mulai dari menstabilkan harga barang, Bantuan Sosial Tunai tambahan sebesar 1.5 juta rupiah bagi lanjut usia (lansia, 60+), dan paket bantuan lainnya yang didukung oleh beberapa lembaga kemanusian nasional. berhubung tidak adanya penerapan lockdown pada weekdays, maka Pemerintah juga menjamin agar setiap warga mendapatkan masker gratis sebanyak 5 lembar selama 1 pekannya dengan memesan terlebih dahulu melalui PT. Pos Turki atau PTT.

Udara Musim Semi

Sejak 2 pekan terakhir Turki telah memasuki musim semi dengan udara yang agak lebih hangat. biasanya pada musim ini merupakan puncak turis berdatangan ke Turki. tidak hanya turis, namun masyarakat Turki secara umum juga ikut menikmati udara musim semi ini bersama teman-teman, keluarga dan orang-orang yang mereka cintai untuk menghabiskan waktu bersama-sama baik di pantai, taman, dan kolam-kolam renang yang biasanya tertutup dikarenankan musim dingin.

Turki merupakan sebuah negara dengan pendapatan utama berasal dari pariwisata. Pendapatan pariwisata Turki mencapai 40 Milyar dolar dengan jumlah wisatawan mencapai 40 juta orang per tahun. Hal ini akan menjadi masa-masa sulit bagi Turki dan beberapa negara yang sumber pendapatan utamanya adalah pariwisata seperti Prancis, Italya, Hungary, USA, Saudi Arabia dan lain-lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here