Presiden Erdogan: Tidak Ada yang Bisa Ceramahi Turki Tentang HAM

0
51
Foto Anadolu Agency

Ankara. Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari Senin, 10 Desember 2018, mengatakan bahwa tidak ada yang bisa memberi ceramah kepada Turki tentang demokrasi, hak asasi manusia dan kebebasan.

“Tidak ada yang bisa menguliahi negara kita tentang demokrasi, hak asasi manusia dan kebebasan,” kata Erdogan di sebuah acara berjudul Civilization of the Humanity.

Pernyataan tersebut diungkapkan presiden Erdogan pada peringatan ke-70 tahun adopsi Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Erdogan mengatakan bahwa sikap yang menentang upaya kudeta yang gagal di tahun 2016, dan persaudaraan yang ditunjukkan Turki bagi jutaan pengungsi Suriah sudah cukup untuk membebaskan Turki dalam hal hak asasi manusia dan demokrasi.

“Mulai saat ini, Turki jelas bukan tempat di mana orang bisa menemukan masalah mengenai demokrasi dan hak asasi manusia,” tambahnya.

Erdogan mengatakan bahwa individu yang berpura-pura mendukung hak asasi manusia selama protes Gezi di Turki merupakan orang-orang yang”buta, tuli dan bisu” terkait aksi protes di Paris. Di musim panas tahun2013, demonstrasi yang relatif kecil di “Gezi Park Istanbul” tumbuh menjadi gelombang protes nasional terhadap pemerintah yang menyebabkan delapan demonstran dan seorang perwira polisi tewas.

“Anda membuat dunia terbakar selama protes Gezi. Mengapa? Apakah karena di sini ada Turki? Mari kita sebarkan!” kata Erdogan seraya menyerukan kepada dunia untuk menyiarkan secara visual maupun rekaman dari aksi protes Paris.

Sejak 17 November, ribuan peserta aksi protes berkumpul di kota-kota besar Prancis, termasuk ibukota Paris, untuk memprotes kenaikan pajak bahan bakar kontroversial Presiden Emmanuel Macron yang mengakibatkan situasi ekonomi memburuk.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here