Presiden Erdoğan: Nilai Kekayaan Negara Turki Atas Borsa Istanbul 2020 Sama Dengan Tahun Lalu

0
36

BERITATURKI.COM, Istanbul- Presiden Recep Tayyip Erdoğan Senin malam mengecam “fitnah” terkait akuisisi 10% oleh Qatar Investment Authority (QIA) dari bursa saham Turki Borsa Istanbul, dengan mengatakan bahwa pangsa pasar Dana Kekayaan Negara (TWF) Turki tetap sama seperti tahun lalu.

“Setelah kesepakatan dengan Qatar, saham Sovereign Wealth Fund di Borsa Istanbul tetap sama dengan 2019, yaitu 80,6%,” ujarnya.

“Qatar telah berinvestasi di Turki, seperti yang mereka lakukan di negara-negara Eropa. Qatar peringkat ke-17 di antara negara-negara yang berinvestasi di Turki sedangkan Belanda peringkat pertama, AS peringkat kedua dan Inggris ketiga, ”katanya.

“Qatar Investment Authority adalah perusahaan global yang memiliki investasi lebih dari $ 400 miliar (TL 3,13 triliun) di lebih dari 40 negara. Tapi tak satu pun dari negara-negara ini yang mengeluarkan seruan seperti ‘Qatar menguasai kami.’ Kami tidak pernah mempersoalkan identitas, ras atau agama seorang investor, ”ujarnya.

“Uang tidak ada perlombaan, uang adalah uang,” katanya.

Kemudian pada hari itu, kesepakatan baru-baru ini antara Dana Kekayaan Berdaulat Turki dan Otoritas Investasi Qatar diselesaikan karena yang terakhir memilih untuk menginvestasikan $ 200 juta.

Turki dan Qatar Kamis lalu menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menyelesaikan penjualan 10% saham Turki di bursa saham Borsa Istanbul.

Kesepakatan itu, yang juga mencakup kerja sama di masa depan antara kedua institusi, datang setelah pertemuan keenam Komite Strategis Tertinggi Turki-Qatar, yang diketuai oleh Presiden Erdogan dan Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dari Qatar.

Kedua negara pada Kamis menandatangani total 10 kesepakatan baru untuk lebih memajukan hubungan mereka.

TWF adalah pemegang saham mayoritas dari satu-satunya bursa saham negara. Setelah penjualan, dana tersebut akan terus memegang 80,6% saham Borsa Istanbul.

QIA adalah dana kekayaan kedaulatan negara Teluk.

TWF membeli 10% saham Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (EBRD) di bursa saham pada Desember 2019.

Dana tersebut, didirikan pada tahun 2016, memegang semua atau sebagian saham beberapa perusahaan Turki, termasuk maskapai penerbangan Turki Airlines (THY), raksasa telekomunikasi Türk Telekom, pemberi pinjaman negara Ziraat Bankası dan Halkbank serta perusahaan minyak Turkish Petroleum.

Sumber: Daily_Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here