Presiden Erdogan: Menghilangkan Penyebab Yang Memaksa Orang-Orang Untuk Bermigrasi Adalah Hal Yang Sangat Penting

0
23

BERITATURKI.COM, Ankara – Pada hari Minggu (20/06/2021) Presiden Recep Tayyip Erdoğan, menerbitkan sebuah surat ucapan untuk memperingati Hari Pengungsi Sedunia yang jatuh pada setiap tanggal 20 Juni. Dalam surat tersebut Erdogan mengatakan bahwa di dunia ini ada lebih dari 82 juta orang telah terusir dari tempat tinggalnya dan 26 juta diantaranya para pengungsi pencari suaka.

Sambil menunjukkan bahwa jumlah pengunjungsi yang terus meningkat selama 9 tahun terakhir, Erdogan mengatakan bahwa dunia sedang menghadapi krisis pengungsi global dan ia juga menekankan bahwa setiap pengungsi merupakan seorang manusia sudah yang sudah merasakan penderitaan dan tragedi kemanusiaan.

Sambil menekankan bahwa ketidakstabilan yang sedang berlangsung di Afghanistan dan Suriah telah mendorong jutaan warga Suriah dan Afghanistan dari rumah mereka untuk mengungsi. Dan situasi seperti itu tidak berbeda jauh dengan apa yang terjadi di Afrika Sub-Sahara dan Myanmar. Dalam pesannya Erdogan berkata:

“Sepanjang sejarahnya selama berabad-abad, negara kita selalu merangkul orang yang tertindas dan yang terzalimi, dan telah melindungi mereka yang berlindung di dalamnya tanpa memandang agama, bahasa, ras atau asal. Saat ini, negara kita adalah tempat yang aman bagi sekitar 4 juta pengungsi, 3,7 juta di antaranya adalah warga Suriah. Pengorbanan Turki ini telah menyelamatkan martabat kemanusiaan dan kehidupan para korban yang tertindas.

Pada tahun 2021, peringatan 70 tahun Konvensi Jenewa tentang Status Pengungsi, lingkungan kerja sama dan solidaritas dalam skala global masih belum tercapai. Kebijakan negara-negara maju yang membatasi hak pencari suaka dan pengungsi dengan mengurangi kuota pemukiman kembali dan sikap acuh tak acuh terhadap nasib pengungsi memainkan peran penting dalam hal ini. Negara-negara maju tidak berbagi tanggung jawab dan beban secara adil, dan mereka mencoba untuk memaksakan tanggung jawab internasional mereka pada negara ketiga.

Solusi untuk krisis pengungsi tidak hanya dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada orang-orang yang berjuang untuk mempertahankan hidup ini. Upaya harus yang dilakukan adalah menghilangkan alasan dan sebab yang memaksa pengungsi dan pencari suaka untuk bermigrasi, mengakhiri konflik dan ketidakstabilan dan mengembalikan orang-orang ini ke rumah mereka.”

Erdogan berharap agar Hari Pengungsi Sedunia 20 Juni ini akan berkontribusi pada solusi dari semua masalah yang dialami oleh para pengungsi, seiring dengan meningkatnya penderitaan mereka karena kasus pandemi virus corona. Pada kesempatan ini Erdogan mengucapkan salam hormat kepada semua pengungsi, terutama warga Palestina yang telah menunggu untuk kembali ke tanah mereka selama beberapa dekade ini.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here