Presiden Erdogan Menegaskan Kembali Dukungan Turki kepada Libya dalam Pertemuan Kedua Negara

0
57
Delegasi Turki dan Libya menghadiri pertemuan di Vahdettin Mansion di Istanbul pada hari Minggu, 4 Oktober 2020 (Foto IHA)

Presiden Recep Tayyip Erdoğan membahas perkembangan regional dan hubungan bilateral Turki-Libya dengan Fayez al-Sarraj, kepala pemerintah Libya yang diakui PBB, di Istanbul, sebuah pernyataan oleh Direktorat Komunikasi mengatakan Minggu (04/10/2020).

Erdoğan menegaskan kembali tekad Turki untuk berdiri dalam solidaritas dengan Libya dan meningkatkan hubungan dengan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA), satu-satunya pemerintah yang sah di negara itu, karena ia mengatakan Turki siap untuk memberikan semua jenis dukungan untuk memastikan stabilitas dan kemakmuran di negara.

Rapat tertutup yang dimulai pukul 19.00. waktu lokal (16.00 GMT) di Vahdettin Mansion, berlangsung hampir satu jam. Belakangan, delegasi kedua belah pihak juga bertemu selama satu jam 30 menit.

Pertemuan di sisi Turki juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Mevlüt Çavuşoğlu, Kementerian Dalam Negeri Süleyman Soylu, Menteri Keuangan dan Keuangan Berat Albayrak, Menteri Pertahanan Nasional Hulusi Akar, Direktur Komunikasi Fahrettin Altun, dan juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalın.

Menteri Luar Negeri Libya Mohamed Taha Siala, Menteri Dalam Negeri Fathi Bashagha, Menteri Pertahanan Salah Al-Namroush, Menteri Keuangan Faraj Abumtari dan pejabat lainnya juga menghadiri pertemuan tersebut.

Government of National Accord (GNA) didirikan pada 2015 di bawah perjanjian yang dipimpin PBB. Tapi, upaya penyelesaian politik jangka panjang gagal karena serangan militer oleh pasukan yang setia kepada jenderal pemberontak Khalifa Haftar, yang didukung oleh Mesir, Uni Emirat Arab, dan Rusia.

Upaya diplomatik telah dilakukan dalam beberapa pekan terakhir untuk menyelesaikan konflik Libya menyusul kemenangan yang dibuat oleh Tentara Libya melawan milisi Haftar.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here