Presiden Erdogan Menandai Peringatan 75 Tahun Perserikatan Bangsa-Bangsa

0
47
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kecam para Pemimpin OSCE-Minsk (Foto : AA)

Dewan Keamanan PBB yang menyerahkan nasib 7 Miliar orang kepada belas kasihan 5 negara adalah tidak berkelanjutan, kata Presiden Turki

BERITATURKI.COM, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Senin (21/09/2020) memberikan pesan yang menyampaikan harapan dan tantangan terbaik pada peringatan 75 tahun Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Saya sampaikan kepada Anda, atas nama saya sendiri dan atas nama bangsa saya, salam dan hormat saya yang paling hangat. Peringatan adalah perayaan sekaligus kesempatan berharga untuk membuat sebuah penilaian,” kata Recep Tayyip Erdogan dalam pernyataan yang dirilis dalam bahasa Inggris.

Erdogan menekankan bahwa peringatan 75 tahun Perserikatan Bangsa-Bangsa juga memberikan kesempatan seperti itu bagi seluruh dunia.

“Kita, sebagai umat manusia, menghadapi banyak tantangan penting yang memengaruhi kesehatan, ekonomi, perdamaian sosial, dan masa depan kita, terutama pandemi virus corona. Kita dihadapkan pada gambaran di mana 170 juta orang di seluruh dunia sangat membutuhkan bantuan dan perlindungan.”, kata Erdogan.

Erdogan menekankan bahwa jumlah orang yang menderita kelaparan di seluruh dunia sekarang melebihi 820 juta, dia menambahkan bahwa lebih dari 70 juta orang harus meninggalkan rumah mereka karena konflik dan penindasan.

Pandemi Covid-19 telah memperburuk ketidakadilan dan ketidaksetaraan di seluruh dunia, katanya.

“Sebagai negara yang paling dermawan dalam hal bantuan dengan mempertimbangkan rasio bantuan Turki terhadap PDB-nya, kami mencoba meringankan masalah yang disebabkan oleh pandemi dengan cara yang kami miliki,” kata Erdogan.

“Dalam proses ini, selain memenuhi kebutuhan warga sendiri, kami juga telah mengirimkan alat kesehatan dan bahan bantuan ke 141 negara di dunia, tanpa membedakan agama, bahasa, ras, atau benua,” tambahnya.

Reformasi diperlukan untuk PBB yang efektif dan adil

Erdogan mengecam betapa keserakahan yang berlebihan, egoisme, monopoli kekuasaan, dan keinginan untuk melanjutkan kolonialisme dengan cara-cara baru adalah hambatan terbesar penyebaran keadilan di sistem global.

“Kegagalan mencapai stabilitas di berbagai belahan dunia, terutama di Suriah, Palestina, Yaman dan Afghanistan, adalah bukti akan hal ini. Terlepas dari cita-cita yang telah ditetapkan, sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa tidak dapat mencegah konflik atau mengakhiri yang sudah lebih dulu dimulai”, katanya.

Erdogan mengatakan untuk memberdayakan kembali sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa, pertama Dewan Keamanan PBB, dengan lima anggota tetap tradisionalnya, harus segera direformasi.

“Sebuah dewan dengan struktur yang membiarkan nasib 7 miliar orang bergantung pada lima negara tidaklah adil, dan juga tidak berkelanjutan.”

“Arsitektur dewan yang demokratis, transparan, akuntabel, efektif dan berdasarkan representasi yang adil telah menjadi sebuah kebutuhan bukan lagi pilihan bagi kemanusiaan,” katanya.

Erdogan telah lama memperjuangkan reformasi dewan keamanan, menggunakan slogan “Dunia lebih besar dari lima”.

“Saya yakin penguatan dan revitalisasi Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa akan berkontribusi untuk menemukan solusi atas masalah kita,” tambahnya.

Turki dan PBB

“Gagasan mendirikan pusat PBB di Istanbul, ibu kota komersial Turki dan persimpangan benua, juga akan mendukung upaya perdamaian dan stabilitas global,” katanya.

Erdogan mengatakan bahwa Duta Besar Turki Volkan Bozkir, seorang diplomat senior dan politisi, yang memimpin Sidang Umum PBB ke-75 saat ini memberikan kesempatan kepada komunitas internasional dan juga menjadi sumber kebanggaan bagi Turki.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas perhatian baik yang telah Anda tunjukkan kepada Turki, dan pada kesempatan ini, saya ingin menyatakan sekali lagi bahwa kami akan terus mendukung dan berkontribusi pada pekerjaan sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa”, ujar Erdogan.

“Sebelum saya mengakhiri kata-kata saya, saya berharap peringatan 75 tahun Perserikatan Bangsa-Bangsa akan membawa berkah bagi dunia dan umat manusia dan saya memberi hormat kepada semua orang dengan hormat,” pungkas Erdogan.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here