Presiden Erdogan Memperingati Peristiwa Kudeta Militer Tahun 1960

0
29

Kudeta tetap menjadi ‘luka berdarah di hati bangsa kita,’ kata Erdogan.

BERITATURKI.COM, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Kamis (27/05/2021) mengatakan kudeta tahun 1960, kudeta militer pertama di Turki, “masih merupakan luka berdarah di hati bangsa kita.”

“Proses mengubah Yassiada pertama-tama menjadi ‘pulau yang menyedihkan’ dan kemudian menjadi Pulau Demokrasi dan Kebebasan juga merupakan ringkasan dari sejarah politik Turki dalam 60 tahun terakhir,” kata Erdogan dalam pidatonya di Yassiada.

Pulau di Laut Marmara terkenal karena penjara dan pengadilannya setelah kudeta militer tahun 1960. Pada 2013, dengan fokus baru pada pembelajaran dari sejarah kelam era itu, namanya diubah menjadi Pulau Demokrasi dan Kebebasan.

Upaya telah dilakukan melalui kudeta untuk memblokir perjuangan kami untuk menegakkan supremasi kemauan nasional, kata presiden, tetapi bangsa Turki melanjutkan perjuangannya untuk demokrasi dengan tekad yang sama sejak Perang Kemerdekaan.

Dia juga ingat Perdana Menteri pertama Turki yang terpilih secara demokratis Adnan Menderes dan anggota partainya yang dieksekusi oleh komplotan kudeta pada ulang tahun kudeta 27 Mei yang membuat Turki membayar banyak biaya politik, sosial dan ekonomi.

Pulau ini adalah tempat Menderes bersama dengan anggota terkemuka Partai Demokrat (DP) ditangkap setelah kudeta 27 Mei 1960 dan kemudian dipenjara dan diadili.

Setelah pengadilan yang bias dan ilegal di pulau itu, Menderes, Presiden Celal Bayar, Menteri Luar Negeri Fatin Rustu Zorlu, dan Menteri Keuangan Hasan Polatkan dijatuhi hukuman mati. Bayar kemudian menerima grasi dari hukuman tersebut.

Pada Mei 2020, Erdogan meresmikan Pulau Demokrasi dan Kebebasan untuk menandai peringatan 60 tahun kudeta militer. Pulau yang meninggalkan sejarah kelamnya, telah diubah menjadi pusat kongres dan museum terbuka dan terbuka untuk kunjungan harian.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here