Presiden Erdogan kepada Kanselir Merkel : Negara-negara Eropa Harus Adil di Mediterania Timur

0
42
Kanselir Jerman Angela Merkel (kiri) dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kanan)

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu dengan Kanselir Jerman Angela Merkel melalui tautan video

BERITATURKI.COM, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Kanselir Jerman Angela Merkel pada hari Rabu (15/09/2020) mengadakan konferensi video dan membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan Mediterania Timur.

Menurut pernyataan Direktorat Komunikasi Turki, kedua pemimpin tersebut juga membahas masalah bilateral dan regional. Dalam pertemuan tersebut, Erdogan mengatakan kepada Merkel bahwa negara-negara Eropa harus adil dan konsisten dalam masalah Mediterania Timur.

Dia menyatakan bahwa perselisihan dapat diselesaikan melalui negosiasi selama ada pendekatan yang adil ke Mediterania Timur. Erdogan menekankan bahwa Turki akan terus mengejar kebijakan aktif tentang hak-hak negaranya sendiri.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, Menteri Pertahanan Nasional Hulusi Akar, Kepala Organisasi Intelijen Nasional Hakan Fidan, Direktur Komunikasi Fahrettin Altun, Juru Bicara Kepresidenan Ibrahim Kalin dan Kepala Kabinet Hasan Dogan juga menghadiri pertemuan tersebut.

Yunani telah mempermasalahkan eksplorasi energi Turki di wilayah tersebut, mencoba mengotak-atik wilayah maritim Turki berdasarkan pulau-pulau kecil di dekat pantai Turki.

Turki -negara dengan garis pantai terpanjang di Mediterania- telah mengirimkan kapal bor untuk mengeksplorasi cadangan energi di landas kontinennya, dengan mengatakan bahwa Turki dan Republik Turki Siprus Utara (TRNC) memiliki hak di wilayah tersebut.

Untuk mengurangi ketegangan, Turki telah menyerukan dialog untuk memastikan pembagian sumber daya yang adil.

UE juga menyerukan negosiasi antara para pihak. Para pemimpin Uni Eropa akan membahas konflik serta hubungan blok itu dengan Turki selama KTT luar biasa mereka di Brussel pada 24-25 September. Untuk mempersiapkan pertemuan para pemimpin, Parlemen Eropa akan mengadopsi resolusi tentang topik tersebut minggu ini.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here