Presiden Erdogan Dalam Peringatan Hari Kesehatan Dunia: “Tidak Ada Virus dan Serangan Yang Akan Lebih Kuat Dari Turki”

0
140
Presiden Erdogan
Presiden Erdogan Menyampaikan sambutan
dalam peringatan Hari Kesehatan Internasional
oleh WHO (Ankara, 7 April 2020)

BERITATURKI.COM-Ankara. Dalam peringatan hari Kesehatan Dunia oleh World Health Organization (WHO) Erdogan menekankan bahwasanya sejak banyaknya perubahan seperti perkembangan dan pembangunan Turki 18 tahun terakhir, Maka Turki termasuk Negara yang siap dalam menghadapi ancaman, “baik ancaman di dalam maupun dari luar negara seperti Korona ini” ujar Erdogan yang disampaikan melalui Istana Bestepe Ankara.

Turki selama 20 tahun terakhir dibawah pemerintahannya telah berupaya memperkuat baik sisi infrastruktur maupun suprastruktur di bidang kesehatan ini, “Kita memiliki total 490 ribu tenaga medis yang terdiri dari 165 ribu doktor, 205 ribu perawat dan 360 ribu tenaga pendukung. Percayalah bahwa tidak ada satupun virus yang lebih kuat dari Turki. Kami seluruh Turki sudah siap dalam menghadapi Penyebaran Virus Corona. Negara pun juga ikut mengambil andil dalam melawan virus ini dengan menyiapkan berbagai peralatan yang di butuhkan” imbuhnya.

Sigorta Terbaik di Eropa

Kepala bagian pendataan dan premi di Pusat Asuransi dan Jaminan Kesehatan Nasional Turki (SGK), Uğur Ünalan juga menyampaikan bahwa jaminan kesehatan Turki hari ini merupakan yang terbaik sejak republik Turki didirikan. Uğur mengatakan, “Dengan reformasi jaminan sosial yang dilakukan pada 2008, kami mengalami transformasi yang menjadi model bagi seluruh dunia, terutama di bidang kesehatan. Dengan reformasi kesehatan ini, sistem asuransi kesehatan umum menjadi wajib di negara kami pada 1 Januari 2012, dan premi hanya 88 lira per bulan untuk 2020. Sejak 2020 Turki memperkenalkan GSS Sistemi (Jaminan Kesehatan Umumu/JKU) dimana Kami telah memastikan warga negara kami, yang tidak bekerja di bawah status asuransi apa pun, yaitu pekerja, pedagang, pegawai negeri sipil, pensiunan atau orang yang tidak bertanggung jawab atas perawatan mereka, untuk memiliki akses ke layanan kesehatan. Dia dapat disebut sebagai Kartu Hijau Lama. Sekitar 49 ribu warga membayar sendiri premi asuransi kesehatan umum.

Semenjak diperkenalkan sistem GSS ini, Turki juga bisa lebih siap untuk menghadapi serangan korona dimana “setiap warga bisa memeriksakan diri secara gratis bagi yang merasa mengalami gejala serangan virus tersebut,” ujarnya.

Foto; Uğur Ünalan, Kepala bagian Jaminan Kesehatan Umum (JKU) Direktorat Jaminan Sosial dan Kesehatan (SGK) Pemerintah Turki, (Doc. Haberler.com)

Untuk mahasiswa internasioanl, Pelajar asing kami juga khususnya bagi yang membayar premi sendiri telah berada dalam tanggungan penuh pemerintah Turki. sampai dengan hari ini, sekitar 3.500 orang telah terdaftar dalam sistem SGK dan GSS di bawah jaminan Kesehatan Umum (JKU/GSS). Dalam lingkup YTB, premi siswa yang datang ke negara kami dengan beasiswa dibayar oleh Direktorat YTB. Sekitar 12 ribu orang siswa asing yang datang dalam lingkup YTB terdaftar di sistem SGK kami. sedangkan diluar YTB total terdaftar 15.500 mahasiswa/pelajar, Tutupnya. (Hazal)

www.haberler.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here