Presiden Erdoğan Batalkan “Curfew” Akhir Pekan.

0
24

Dengan menimbang telah membaiknya kondisi wabah Covid-19 di Turki, Presiden Erdogan mengambil keputusan untuk membatalkan larangan keluar rumah yang telah ditetapkan Kemendagri kemarin malam.

BERİTATURKİ.COM, Akara (05/06)

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Jumat membatalkan jam malam 2 hari akhir pekan di 15 provinsi, awalnya direncanakan untuk membendung penyebaran pandemi.

Di Twitter, Erdogan mengatakan: “Kami tidak berencana untuk menerapkan langkah ini lagi, tetapi jumlah kasus naik pada seribu band. Itulah sebabnya kami awalnya merencanakan jam malam akhir pekan.”

Dia menambahkan: “Tetapi kami tidak ingin menempatkan warga kami, yang mencoba untuk kembali normal setelah 2,5 bulan [jam malam], dalam situasi yang sulit. Karena itu, sebagai presiden, saya memutuskan untuk membatalkan ukuran jam malam akhir pekan. di 15 provinsi. “

Tweet Presiden Erdogan yang membatalkan keputusan sebelumnya terkait larangan keluar rumah “Curfew” selama 2 hari/akhir pekan ini.

Turki pada hari Kamis mengkonfirmasi 926 pemulihan tambahan dari pandemi ketika negara itu mulai mengurangi langkah-langkah terhadap virus corona baru, menurut menteri kesehatan.

Jumlah total pemulihan dari penyakit ini mencapai 131.778 karena 926 lebih banyak pasien keluar dari rumah sakit selama hari terakhir, sebagaima disampaikan oleh Menkes Turki Fahrettin Koca di Twitter pada hari Kamis kemarin, mengutip data Kementerian Kesehatan.

Total korban meninggal di negara itu adalah 4.630 orang setelah penambahan angka 21 orang meninggal akibat wabah korona di negeri 2 benua tersebut. Namun angka ini ditinjau merupakan kesuksesan Turki dibandingkan negara-negara tetangga Turki lainnya yang masih bergulat dengan virus berbahaya itu.(AA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here