Presiden Chad Meninggal, Mentri Luar Negeri Turki Turut Belasungkawa

0
21
Presiden Chad Idriss Deby Itno

BERITATURKI.COM, N’Djamena – Presiden Presiden Chad yang baru terpilih kembali, Idriss Deby Itno, meninggal saat berperang melawan pemberontak di Sahel pada hari Selasa (20/4/2021) waktu setempat. Deby telah berkuasa selama tiga dekade dan baru saja terpilih lagi. Ia wafat dalam usia 68 tahun dikabarkan karena luka-luka akibat perang. Militer Chad pada Senin (19/4/2021) mengumumkan, pertempuran itu menewaskan sekitar 300 pemberontak dari Front for Change and Concord (FACT) Chad.

Juru Bicara Angkatan Darat Chad Azem Bermandoa Agouna mengumumkan di televisi nasional bahwasanya Presiden yang berusia 68 tahun tersebut turun langsung ke lapangan untuk mengikuti operasi melawan separatis di utara negara itu pada akhir pekan minggu lalu. Dan ia mengalami luka-luka akibat dari bentrokan itu dan kehilangan nyawanya pada hari selasa waktu setempat.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlüt Çavuşoğlu turut mengunggapkan pesan belasungkawanya melalui akun twitternya dengan isi:

“Saya turut merasa kesedihan yang mendalam ketika mendengar kabar duka bahwa Presiden Chad Idriss Deby Itno meninggal dunia akibat bentrokan yang terjadi. Kami mengutuk serangan yang dilakukan terhadap pemerintah yang sah tersebut. Saya berharap rahmat Allah menyertai Almarhum. Dan saya menyampaikan belasungkawa kepada seluruh warga Chad, teman dan kerabat Almarhum.”

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here