Petinggi Parlemen Turki: Hubungan dengan Uzbekistan Berkembang “Besar”

0
48

Tashkent, Uzbekistan – Hubungan antara Ankara dan Tashkent telah membuat kemajuan besar sejak Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev berkuasa pada 2016, Juru Bicara Parlemen Turki Binali Yildrim mengatakan pada Senin (24/9).

“Hubungan Bilateral telah membuat kemajuan besar pada dua tahun terakhir setelah Shavkat Mirziyoyev menjabat sebagai presiden,” kata Yirldrim saat pertemuan dengan Nuriddinjon Ismailov, juru bicara Badan Legislatif Majelis Agung Uzbekistan, di Ibu Kota Uzbekistan Tashkent.

Yildrim menambahkan bahwa sudah saatnya untuk meningkatkan hubungan bilateral di berbagai bidang dan meningkatkan kerja sama antar parlemen.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengunjungi Uzbekistan pada November 2016 dan Mirziyoyev melakukan kunjungan resmi ke Turki pada 2017 yang menyaksikan penandatanganan dari belasan kesepakatan di berbagai area antara kedua negara.

Ismailov, mengatakan hubungan bilateral telah berkembang pesat pada beberapa tahun terakhir.

Yildrim juga bertemu Ketua Senat Uzbekistan Nigmatilla Yuldashev.

Setelahnya, Yildrim diterima oleh Mirziyoyev, menurut pernyataan dari Kepresidenan Uzbekistan.

Mirziyoyev mengatakan hubungan yang dekat dan bersahabat dari Uzbekistan-Turki sudah menjangkau tingkatan kemitraan strategis berkat keinginan politik dan upaya bersama.

Ia menambahkan kalau dialog politik telah aktif berkembang. Program dan proyek investasi bersama telah dilakukan dengan memimpin perusahaan Turki dalam area perdagangan, inovasi, energi, infrastruktur, transportasi, pariwisata, dan tekstil.

Yildrim memuji reformasi berskala besar yang sedang dilaksanakan di Uzbekistan, berkata bahwa pihak Turki siap untuk memberi bantuan memungkinkan dalam pelaksanaan proyek yang bertujuan memodernisasi bidang sosial dan ekonomi negara.

Menurut pernyataan, kedua pihak menegaskan kembali komitmen mereka untuk mempererat lebih jauh hubungan persahabatan tradisional dan kemitraan strategis jangka panjang.

Mendatangi upacara yang diselengarakan oleh Badan Koordinasi dan Kerja Sama Turki (TIKA) di Tashkent, Yildrim mengatakan Turki bertujuan untuk meningkatkan volume perdagangan bilateral dengan Uzbekistan menjadi USD 2 milyar.

”Dalam berbagai aspek, kami mendukung upaya pengembangan Uzbekistan dalam bidang sosial dan ekonomi karena kejayaan Uzbekistan adalah kejayaan kami, dan kedamaian Uzbekistan juga Kedamaian kami,” tambah Yildrim.

Dia juga mengatakan kalau total dari proyek-proyek yang direalisasikan oleh TIKA di Uzbekistan antara 2002-2017 melebihi USD 24 Juta.

Sepanjang kunjungannya, Yildrim juga dijadwalkan untuk mengunjungi kota-kota Uzbekistan Samarkand dan Bukhara. (AWN)

 

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here