Pesawat Ambulans Turki Kembali Mengevakuasi Seorang Warganya yang Divonis Mati Otak di Jerman

BERITATURKI.COM, Ankara – Pada hari Kamis (2/6) seorang warga Turki yang bernama Osman Kızılkaya (59) yang divonis “mati otak” di sebuah rumah sakit di Jerman, dievakuasi ke Turki dengan pesawat ambulans yang dikirim oleh Kementerian Kesehatan Turki. Ambulans yang dikirim oleh Kementerian Kesehatan atas instruksi Presiden Erdogan mendarat di Ibukota Ankara dan pasien yang dibawanya dirujuk ke Rumah Sakit Kota Kızılkaya Ankara.

Menurut informasi yang diterima, Osman Kızılkaya yang tinggal di Wiesbaden Jerman, dipindahkan ke rumah sakit di Dresden setelah ia jatuh sakit.

Kerabat Kızılkaya, yang meminta bantuan kepada Presiden Recep Tayyip Erdoğan dan Menteri Kesehatan Fahrettin Koca, berharap agar pasien yang divonis mati otak, bisa dibawa ke Turki untuk menjalani perawatan.

Atas instruksi Presiden Erdogan kepada Menteri Kesehatan Fahrettin Koca, akhirnya dikirimlah pesawat ambulans untuk mengevakuasi Osman Kızılkaya ke Turki.

Sebuah pesawat ambulans dengan peralatan lengkap lepas landas dari Ankara pada pukul 17.20 dan berangkat ke Dresden, Jerman. Pesawat yang mendarat di Bandara Dresden membawa Osman Kızılkaya ke Turki setelah menempuh perjalanan selama 2,5 jam.

Tim layanan medis darurat menemui pesawat yang mendarat di Bandara Esenboğa Ankara pada pukul 23.40 dan memindahkan Osman Kızılkaya ke Rumah Sakit Kota Ankara, di mana ia akan dibawa dengan ambulans.

Spesialis pengobatan darurat di pesawat ambulans, Dr. Erhan Er mengatakan kepada wartawan bahwa Osman Kızılkaya dirawat di Jerman sebagai akibat dari gumpalan yang terbentuk di pembuluh darah otak dan mereka membawanya ke Turki setelah mendapatkan penugasan dari Kementerian Kesehatan Turki.

Menteri Kesehatan Fahrettin Koca mengumumkan di akun media sosialnya bahwa ekspatriat Osman Kızılkaya telah dibawa ke Turki dan ia berkata, “Warga negara kami bapak Osman, yang dievakuasi dari rumah sakit di Jerman dengan alasan bahwa ia mengalami kematian otak, saat ini kami sudah dapat berkomunikasi dengannya. Ia baru saja dibawa ke Ankara dengan pesawat ambulans. Ketika Presiden kita diberitahu tentang kejadian itu, ‘rumahnya’, yaitu negaranya, akan merawat pasien tersebut.”

Dalam sebuah pernyataan kepada koresponden AA, Cabir Kızılkaya putra pasien, mengungkapkan kebahagiaannya atas evakuasi ayahnya ke Turki dengan pesawat ambulans, dan ia berterima kasih kepada Presiden Erdogan dan Menteri Kesehatan Fahrettin Koca.

Cabir Kızılkaya berkata, “Sekali lagi, kami bangga menjadi orang Turki. Ayah saya berada di tangan yang aman sekarang. Kami sangat nyaman. Semoga Allah membalas segala kebaikan anda. Semoga Allah melindungi negara kita.”

Sumber : Yeni Şafak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here