Perusahaan Turki Mengembangkan Sistem Anti-Drone Seluler

0
52
KALKA, sistem peringatan dini anti drone yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan Turki terlihat dipasang di kendaraan, selatan Antalya, Turki, 16 Oktober 2020. (Foto AA)

BERITATURKI.COM, Antalya – Sebuah perusahaan lokal yang berbasis di Turki selatan mengembangkan sistem peringatan dini untuk mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh kendaraan udara tak berawak (UAV).

National War Technologies Defense Systems Inc., yang berbasis di provinsi selatan Antalya, mengembangkan sistem pertahanan udara peringatan dini bergerak bernama KALKA. Perusahaan sejauh ini telah mengembangkan sembilan sistem anti-drone untuk pasukan keamanan.

Bekir Yalçın, koordinator penelitian dan pengembangan (R&D) perusahaan, mengatakan kepada Anadolu Agency (AA) pada Jumat (16/10/2020) bahwa UAV dan drone tidak hanya digunakan oleh pasukan keamanan tetapi juga dapat digunakan untuk membawa obat-obatan, bom atau jenis zat terlarang lainnya dengan tujuan menciptakan teror.

Dia menekankan bahwa, terutama pada acara publik seperti demonstrasi atau konser, tidak diinginkan untuk menghentikan kendaraan yang bersenjata dan bahwa sistem KALKA dapat mencegah penerbangan dengan sistem peringatan dini.

Yalçın mengatakan sistem tersebut adalah sistem anti-drone yang dipasang di kendaraan, selain itu juga memiliki kemampuan untuk melakukan pelacakan frekuensi.

Radar sistem, yang sepenuhnya bergantung pada perangkat lunak domestik, dapat melihat dan mencegah target dari jarak hingga 5.000 meter.

Ini juga efektif melawan serangan drone kawanan, tambah Yalçın. Pengujian awal sistem dilakukan dengan partisipasi dan pengawasan unit terkait Direktorat Keamanan Provinsi Antalya.

Yalçın mengatakan, dalam ruang lingkup izin yang diperlukan dari Kementerian Pertahanan, sistem tersebut juga dapat diekspor ke luar negeri. Saat ini ada permintaan dari Rusia, dan negara tersebut mungkin yang pertama mengimpor sistem tersebut, tambahnya.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here