Perusahaan Turki Akan Memproduksi Truk Tambang Listrik Pertama di Dunia

BERITATURKI.COM, Ankara – Peralatan konstruksi raksasa yang dibutuhkan oleh industri semen dan pertambangan merupakan kendaraan yang memiliki emisi besar sekaligus membutuhkan perawatan dengan biaya yang tinggi. Saat ini ekskavator diesel telah diubah menjadi listrik dengan sistem kabel. Pada sektor ini, truk tambang raksasa diesel juga akan digerakkan oleh energi listrik (baterai). Hal ini akan direalisasikan sebagai teknologi pertama di dunia dengan kerja sama Perusahaan Semen Turki Nuh Çimento dan perusahaan ABB. Sejalan dengan tujuan perusahaan untuk mengurangi jejak karbon hingga nol, truk tambang berbahan bakar diesel yang digunakan dalam operasi semen akan diubah menjadi kendaraan dengan mesin ramah lingkungan berkat motor listrik.

Nuh Çimento dan perusahaan ABB telah menandatangani kemitraan untuk konversi truk tambang dengan nol emisi menjadi kendaraan dengan listrik penuh.

10 truk milik Perusahaan Nuh Çimento, merupakan 10 dari 50 ribu truk tambang di seluruh dunia, yang sudah berusia lebih dari 30 tahun. CEO Nuh Cement Group Gökhan Bozkurt menggarisbawahi bahwa diperlukan investasi sekitar 15 juta dolar untuk pembaruan truk tambang yang telah menyelesaikan umur ekonomisnya, dan ia mengatakan, “Ketika proyek ini selesai, kami akan menghemat 1 juta liter bahan bakar diesel per tahun. Truk kami akan berfungsi sebagai truk ramah lingkungan selama 30 tahun kedepan.”

Manajer Divisi Traksi ABB Turki Saim Baran mengatakan, “Kami adalah pemimpin dalam ABB, Konverter Traksi E-Mobilitas dan Sistem Rel berteknologi tinggi, Sistem Penyimpanan Energi, dan solusi Pengisian Kendaraan Listrik, kami sangat mempercayai teknologi kami.”

Proyek transformasi ini adalah yang pertama di dunia dan di negara kami,” kata Bozkurt, “Kami mulai mengubah excavator diesel kami menjadi listrik pada tahun 2018. Namun, transformasi seperti itu belum pernah dilakukan pada truk dengan kapasitas angkut 160 ton, bergerak 24 jam selama 7 hari dan membawa 4,5 juta ton bahan baku per tahun. Ini adalah langkah yang sangat penting untuk mencapai target nol emisi perusahaan kami pada tahun 2030,”

Sumber : Haber7

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here