Pertanian Turki Menjadi Pertumbuhan Tercepat Kedua di Eropa

0
228
Para petani bekerja di ladang stroberi di provinsi Kahramanmaraş Turki selatan, 27 Mei 2020 (Foto AA)

BERITATURKI.COM, Ankara – Turki, melampaui banyak negara dalam skala Eropa, telah mencapai tingkat pertumbuhan tercepat kedua di bidang pertanian, kata Menteri Keuangan Berat Albayrak, Senin (22/09/2020).

“Kami berada di depan banyak negara di Eropa dan mencapai tempat kedua dengan tingkat pertumbuhan yang kami capai di bidang pertanian. Tujuan kami adalah menjadi salah satu negara terkemuka di dunia juga,” kata Albayrak dalam sebuah pernyataan melalui Twitter, memberi selamat kepada semua produsen yang berusaha mencapai kesuksesan ini.

Turki berada di peringkat kedua dengan tingkat pertumbuhan 3,03%, menurut grafik yang dibagikan oleh Albayrak. Sedangkan Slowakia berada di urutan teratas dengan 7,89%.

Infografis dari Daily Sabah

Menteri Pertanian dan Kehutanan Bekir Pakdemirli mengatakan sebelumnya pada bulan Agustus bahwa serangkaian inisiatif dukungan yang diberikan kepada sektor pertanian Turki selama 18 tahun terakhir di bawah kepemimpinan Partai Keadilan dan Pembangunan (Partai AK) yang berkuasa telah terbayar.

“Selama dua tahun terakhir, kami telah meningkatkan hasil pertanian kami sebesar 45% menjadi TL 275 miliar ($ 37,6 miliar). Hari ini, kami adalah yang pertama di Eropa dalam hal hasil pertanian dan di antara 10 teratas di dunia,” kata Pakdemirli saat berbicara di webinar yang diselenggarakan oleh Turkuvaz Media Group dan Majalah Para di bawah naungan Kementerian Pertanian dan Kehutanan.

Berbicara mengenai investasi dan dukungan yang diberikan kepada sektor tersebut selama 18 tahun terakhir, Pakdemirli mengatakan bahwa dukungan pertanian telah disediakan sebesar 310 miliar TL, sementara 585 bendungan telah dibangun, 6,6 juta hektar lahan telah disediakan untuk irigasi dan 4,6 miliar pohon muda. ditanam. Sementara produksi benih dalam negeri meningkat delapan kali lipat, sedangkan ekspor benih meningkat sepuluh kali lipat, tambahnya.

“Dalam 18 tahun terakhir, kami menghasilkan $ 220 juta dalam ekspor pertanian dan mencatat $ 75 miliar dalam surplus perdagangan luar negeri,” tambah Pakdemirli saat itu.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here