Perpustakaan Digital di Gaziantep Turki Buka Cakrawala Siswa

0
40

BERITATURKI.COM, Turki – Perpustakaan digital yang didirikan bulan lalu di Gaziantep, menyediakan perangkat keras, literasi digital dan pelatihan pemodelan tiga dimensi. Dalam satu bulan perpustakaan tersebut telah melayani 700 siswa.

Perpustakaan digital, yang didirikan oleh Badan Kerjasama Internasional Jerman di dalam Provinsi Gaziantep, menarik perhatian besar para siswa. Perpustakaan tersebut didirikan di Pusat Seni Gaziantep guna membekali kaum muda dengan kebiasaan membaca dan memperkenalkan perkembangan teknologi yang sesuai dengan kondisi zaman.

Dalam bengkel yang dibuat di dalam perpustakaan, perangkat keras, literasi digital dan pemodelan tiga dimensi diberikan. 700 siswa Turki dan Suriah telah mendapatkan manfaat dari perpustakaan yang mulai beroperasi bulan lalu tersebut.

Wakil Sekretaris Umum Provinsi Gaziantep Oya Alpay mengatakan, adanya minat yang besar dari siswa terhadap perpustakaan digital. Meskipun diperkirakan bahwa perpustakaan digital umumnya dianggap sebagai komputerisasi perpustakaan, Alpay menjelaskan:

“Perpustakaan digital adalah tentang teknik baru, pemodelan dan penggunaan media digital. Perpustakaan kami sekarang telah beroperasi lebih dari 20 persen. Insya Allah setelah ini kami akan terus bekerja meningkatkan kapasitasnya hingga 100 persen. Kami memiliki bengkel perangkat keras, literasi digital, dan pemodelan tiga dimensi di perpustakaan kami. Di bengkel perangkat keras, kami mengajarkan semua peralatan teknis yang terkait dengan komputer. Dalam bengkel literasi digital, kami memberikan informasi tentang bagaimana cara penggunaan internet dengan benar, dan dalam bengkel pemodelan tiga dimensi, kami berpikir untuk menciptakan produk-produk impian anak-anak kami. Sebenarnya, ini semua tentang imajinasi dan kebutuhan mereka. Para siswa dapat mewujudkan impian mereka dalam bengkel pemodelan tiga dimensi. Mereka dapat mewujudkannya dengan printer 3D.”

Alpay menekankan bahwa dengan perpustakaan digital, mereka bertujuan untuk memastikan penggunaan perpustakaan yang benar dan cara menggunakan internet dengan benar. “Karena ada banyak polusi informasi di internet. Kami menjelaskan cara melakukannya dan cara membacanya melalui pendidikan yang kami berikan. Kami juga memberikan informasi tentang perangkat keras komputer, mulai dari informasi pembukaan penutup perangkatnya dan bagaimana cara menggunakannya.”

Dalam studi yang berfokus pada pendidikan dan interaksi ini, Alpay mengatakan bahwa ia ingin membuat siswa merasa lebih baik tentang masa depan teknologi dan transformasi digital dengan memeriksa kontribusi individu dan sosial dari dunia digital. Siswa kelas 11 Mehmet Akif Ersoy Vocational and Technical Anatolian High School Uğur Demir, mengatakan ia belajar teknik membidik menggunakan greenscreen di perpustakaan. Melalui penyiapan program dan menggambar di komputer, Demir mengatakan dia percaya bahwa apa yang dia pelajari akan memberikan manfaat penting baginya. (Lin)

Sumber: AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here