Perluas Pertukaran Akademik, Rusia dan Turki Akan Dirikan Universitas Gabungan

0
62

BERITATURKI.COM, Ankara – Tingkatkan pertukaran akademik antara kedua Negara, Turki dan Rusia kini tengah menjajaki ide untuk mendirikan universitas bersama. Laporan media menyatakan bahwa hal tersebut akan dibahas dalam kunjungan Presiden Recep Tayyip Erdoğan ke Rusia pada bulan April mendatang.

Menurut media Turki, universitas tersebut diperkirakan akan berbasis di Istanbul atau Antalya, yang merupakan sebuah kota Mediterania populer di kalangan wisatawan Rusia. Universitas tersebut direncanakan akan menawarkan program-program fisika, kimia, dan teknologi komputer, dengan kurikulum yang disiapkan oleh akademisi Rusia. Di sisi lain, akademis Turki akan bertanggung jawab untuk departemen pertanian, sosiologi dan kedokteran. Selain itu, universitas gabungan ini akan menawarkan kursus dalam bahasa Turki dan Rusia serta program pertukaran akademik.

İsmail Safi, anggota Dewan Keamanan dan Kebijakan Luar Negeri Kepresidenan Turki, mengatakan kepada forum Turki-Rusia kemarin (10/02/2019) bahwa proposal pendirian universitas gabungan tersebut telah diajukan kepada Erdogan.

“Gagasan ini telah kami kirimkan kepada presiden Erogan serta sektor bisnis,” katanya.

Hubungan antara Turki dan Rusia telah mendapatkan momentum baru dalam beberapa tahun terakhir dengan peningkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam kerja sama militer, politik, dan ekonomi. Namun, kerja sama dalam bidang pendidikan belum terlalu signifikan, kecuali untuk program pelatihan siswa di Rusia untuk staf masa depan pada sektor pembangkit listrik tenaga nuklir Akkuyu yang sedang dibangun bersama oleh kedua negara.

Rektor Universitas Ankara Erkan İbiş, yang berbicara di acara yang sama, mengatakan bahwa seharusnya ada lebih banyak pelajar Rusia di universitas-universitas Turki dan sebaliknya.

“Ada juga kebutuhan untuk studi bersama. Universitas Ankara akan mengambil langkah-langkah terkait hal itu melalui program kursus bahasa dan kegiatan bersama untuk siswa Turki dan Rusia,” tambah İbiş.

Profesor Inna Shevchenko, wakil presiden Universitas Federal Selatan Rusia, mengatakan bahwa Rusia siap untuk berbagi pengalaman ilmiahnya dengan Turki serta memasok peralatan pembelajaran.

“Kami sudah mulai mengambil langkah nyata dan kami berterima kasih kepada Turki atas antusiasmenya,” kata Shevchenko.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here