Pererat Hubungan Bilateral, Bolivia akan Buka Kedutaan di Turki

0
50

Caracas. Bolivia, salah satu negara di Amerika Selatan berencana untuk membuka kedutaan besar di Turki untuk mempererat hubungan bilateral, sumber kepresidenan Turki mengatakan Rabu malam (09/01/2019). Perjanjian pembukaan kedutaan tersebut dicapai dalam pertemuan antara Wakil Presiden Turki Fuat Oktay dan Presiden Bolivia Juan Evo Morales Ayma di ibukota Venezuela, Caracas.

Selama pertemuan, mereka mengakui bahwa kemajuan signifikan telah dicapai dalam hubungan negara Turki dan Bolivia, setelah Turki membuka kedutaan besar di Bolivia tahun lalu. Kedua negara sepakat bahwa kedutaan Bolivia harus dibuka pada paruh pertama tahun ini. Baik Oktay dan Morales menekankan bahwa kerja sama antara Turki dan Bolivia harus ditingkatkan, terutama di bidang pertahanan.

Secara terpisah, Morales mengatakan bahwa Bolivia mendukung penuh Turki dalam perjuangannya melawan Organisasi Teroris Fetullah (FETO), kelompok teror di balik kudeta yang dikalahkan Juli 2016. FETO dan Fetullah Gulen, pemimpin kelompok teror yang berbasis di AS, mengatur kudeta yang berhasil dikalahkan Turki pada 15 Juli 2016 yang menyebabkan 251 orang tewas dan hampir 2.200 terluka.

Ankara juga menuduh FETO berada di balik kampanye jangka panjang untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi lembaga-lembaga Turki, khususnya militer, polisi dan peradilan. Selain itu, Oktay menyampaikan pesan undangan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kepada Morales untuk mengunjungi Turki. Oktay tiba di ibukota Venezuela Rabu malam untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden Nicolas Maduro.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here