Perdebatan makanan Turki: Menemen

0
54

Vedat Milor, salah satu kritikus makanan dan tokoh TV paling terkenal di Turki untuk pertama kalinya membuat diskusi tentang masalah gastronomi yang telah lama menjadi bahan perbincangan ditengah kehidupan warga Turki. Ia membuat jajak pendapat di Twitter yang menarik lebih dari 330.000 orang dalam waktu kurang dari 20 jam.

Ribuan orang Turki memberikan polling pada jajak pendapat untuk akhirnya memutuskan apakah hidangan tradisional Turki, menemen, yang terbuat dari telur, tomat, paprika hijau, dan rempah-rempah seperti lada hitam serta lada merah, harus dibuat dengan atau tanpa menambahkan bawang.

“Mungkin kita tidak bisa menyelamatkan dunia melalui Twitter, tapi setidaknya kita bisa mengakhiri masalah gastronomi terbesar kita (!) Sekarang. Haruskah menemen dibuat dengan atau tanpa bawang?” cuit Milor melalui Twitter yang berhasil mengumpulkan lebih dari 30.000 suara dalam satu jam.

Namun hingga detik-detik terakhir debat menemen itu menunjukkan polling yang hasilnya terbagi menjadi 50/50 suara.

Saat waktu polling habis, hasil menunjukkan 51% dari 437.657 suara bahwa menemen lebih tepat dibuat dengan campuran bawang.

Milor kembali mengunggah cuitan ke akun Twitter-nya untuk mengumumkan hasil debat menemen. Ia mengatakan bahwa ia tidak menyangka jika jajak pendapat yang dibuatnya berhasil menarik begitu banyak perhatian. Ia juga men-tweet bahwa ia akan mengeluarkan pendapatnya sendiri tentang debat makanan Turki itu melalui video.

Beberapa koki Turki bersikeras bahwa menemen yang tepat ialah menemen yang dibuat dengan campuran bawang. Sebetulnya penambahan bawang pada menemen lebih umum saat menemen hendak disantap saat makan siang, bukan saat sarapan. (Yn)

Sumber: Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here