Perang ekonomi AS terhadap Turki. Wawancara warga Turki: Perekonomian domestik Turki masih berjalan normal.

0
335
EkonomiTurki

Istanbul, beberapa hari ini mata uang lira telah kehilangan 40% nilainya terhadap dolar disebabkan kebijakan Presiden AS Donald Trump yang menaikkan tarif impor besi dan alumunium terhadap Turki yang berimbas kepada nilai mata uang Lira mengalami penurunan, hal ini juga membuat berbagai spekulasi berimbasnya kondisi ekonomi Turki terhadap ekonomi global tak terkecuali Indonesia.

Namun hal tersebut tidaklah serta merta menjadikan ekonomi domestik Turki secara langsung terganggu. Dari hasil wawancara tim beritaturki.com terhadap beberapa warga Turki, Ceyhun Demirdoven mengungkapkan “Kondisi ekonomi dalam negeri Turki masih berlangsung normal dan aktivitas masih berjalan aman hingga saat ini (14/08) walau nilai mata uang lira mengalami deflasi.

“Tentunya pemerintah Turki akan begerak cepat untuk mencari solusi terbaik dan kami masih percaya terhadap pemerintahan Recep Tayyip Erdogan dapat menyelesaikan masalah ini dengan dukungan rakyat Turki untuk membeli (menstabilkan) Lira akan terus bergulir”. Ujar pria yang juga menjadi pengusaha asal kota Sakarya Turki tersebut.

selain itu, Cemal Sahin salah satu warga Turki di Istanbul memaparkan “Sebagian besar masyarakat Turki mempercayai Amerika sedang melakukan perang ekonomi terhadap Turki, karena Turki semakin kuat pemerintahannya dibawah presiden kami Recep Tayyip Erdogan dan kami merasa kondisi dalam negeri Turki tidak dalam masalah”.

Presiden Erdogan merespon ancaman perang ekonomi Amerika tersebut dengan membalas melalui pernyataannya: “Jika Amerika mempunyai dolar, Turki mempunyai Rakyat dan Tuhan”. Dan nampaknya hal tersebut benar-benar terjadi. (ach)

Sumber : wawancara tim beritaturki.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here