Penulis Legendaris Turki Yavuz Bahadıroğlu Meninggal Dunia

0
31
Yavuz Bahadıroğlu berbicara di sebuah acara di Istanbul, Turki, 29 April 2016. (Foto İHA)

BERITATURKI.COM, Istanbul – Yavuz Bahadıroğlu, seorang penulis terkenal yang dikenal dengan novel sejarahnya, meninggal pada usia 76 tahun, Kamis malam (21/1/2021).

Pemakamannya dihadiri oleh Presiden Recep Tayyip Erdoğan, diadakan di Istanbul pada hari Jumat. Bahadıroğlu sedang menjalani perawatan untuk penyakit yang tidak ditentukan selama beberapa minggu terakhir.

Terlahir sebagai Niyazi Birinci, Bahadıroğlu awalnya memulai karirnya sebagai jurnalis pada tahun 1971, sebelum mencurahkan waktunya untuk menulis.

Novel pertamanya, “Sunguroğlu”, gabungan dari cerita-cerita yang awalnya dia terbitkan di sebuah surat kabar, dirilis pada tahun 1972. Novel tersebut, tentang seorang pahlawan fiktif Ottoman, diikuti oleh yang lainnya setelah sukses besar. Bahadıroğlu kemudian menulis lebih dari 30 novel.

Selain pekerjaannya sebagai penulis, Bahadıroğlu bekerja sebagai kolumnis surat kabar dengan nama samaran yang berbeda.

“Saya tidak menulis novel sejarah. Saya hanya menulis novel tentang sejarah kita,” ujarnya dalam salah satu wawancara. Novelnya memenangkan banyak penghargaan dari asosiasi penulis yang berbeda.

Bahadıroğlu juga menulis cerita anak-anak setelah berkarir singkat sebagai editor-in-chief majalah anak-anak. Di tahun-tahun terakhirnya, dia menjadi pembawa acara radio dan TV dimana dia mendiskusikan sejarah dengan para tamu. Belakangan ini, ia menulis kolom untuk majalah sejarah dan harian Turki, Yeni Akit.

Seorang sejarawan terlatih, Bahadıroğlu mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa kolom pertamanya adalah untuk surat kabar sekolah di sekolah menengah. “Itu adalah kritik terhadap buku pelajaran sejarah yang kami miliki di sekolah dan 15 menit setelah kolom itu diterbitkan di papan sekolah, itu diturunkan oleh kepala sekolah. Dia berkata saya hanya bisa menulis kritik seperti itu setelah saya dewasa dan menyelesaikan sekolah”, dia berkata.

“Yavuz Bahadıroğlu adalah saudara tersayang. Semoga Allah memberkatinya,” kata Erdogan pada pemakaman almarhum penulis. “Dia adalah orang yang memiliki gagasan. Dia tidak pernah mengubah cara menulisnya yang membuat kami merasa seperti hidup di masa itu,” tambah presiden.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here