Penggunaan Pupuk Kimia di Turki Akan Dikurangi

0
10

BERITATURKI.COM, Ankara – Turki akan mengurangi penggunaan pestisida dan pupuk kimia untuk keberlangsungan sektor pertanian. Pupuk kimia dan pestisida akan digantikan oleh pupuk alami yang dibuat dengan metode biologis dan bioteknis.

Kementerian Perdagangan menerbitkan program “Rencana Aksi Rekonsiliasi Hijau” yang merupakan peta jalan yang bertujuan untuk memastikan adaptasi Turki terhadap beberapa kebijakan untuk memerangi perubahan iklim yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Dan itu adalah peta jalan yang akan memperkuat daya saing dalam hal ekspor.

Pentingnya mengambil tindakan seperti ini untuk keberlangsungan sektor pertanian di dalam negeri. Selain itu langkah-langkah yang akan diambil oleh Uni Eropa (UE) dalam lingkup Perjanjian Hijau Eropa tidak akan menghalangi perdagangan pertanian Turki dengan Uni Eropa berkat program ini.

Dalam konteks ini, penggunaan pestisida dan antimikroba di Turki akan dikurangi sesuai dengan target UE. Dalam proses ini, penggunaan metode pengendalian biologis dan bioteknik akan diperluas.

Area produksi pertanian organik dan jumlah produksinya akan ditingkatkan di Turki. Harmonisasi undang-undang pertanian organik Uni Eropa akan segera selesai. Untuk mendukung perdagangan pertanian organik antara Turki dan UE, inisiatif ini pun akan dilakukan di hadapan UE untuk memastikan agar Turki mendapatkan pengakuan dari UE untuk bidang pertanian organik.

Penggunaan pupuk kimia akan dikurangi dan berbagai tindakan akan dilakukan sejalan dengan tujuan dan kebijakan Uni Eropa di bidang ini.

Sebagai hasil dari studi Ar-Ge, jumlah pupuk kimia yang dapat diproduksi dengan ketergantungan pada bahan baku asing akan berkurang, dan jumlah penggunaan pupuk model baru akan ditentukan. Kesuburan tanah yang berkelanjutan akan terjamin dengan penggunaan pupuk organik dalam program pemupukan.

Kegiatan konsolidasi tanah akan dilakukan dan kegiatan pendaftaran konsolidasi akan diselesaikan di lahan seluas 8,5 juta hektar pada akhir tahun 2023.

Penggunaan energi yang dapat diperbaharui di bidang pertanian akan ditingkatkan. Produksi tanaman akan dilakukan dengan memanfaatkan sumber daya panas bumi (Geotermal) di zona industri terorganisir khusus seperti di Aydın, Denizli, İzmir dan Ağrı.

Rumah kaca dan fasilitas produksi yang menggunakan energi yang dapat diperbaharui akan terus didukung.

Studi Ar-Ge akan kembali dilakukan pada program pengolahan limbah dan residu dalam produksi pertanian.

Penelitian yang akan berkontribusi pada pengembangan limbah dan pengelolaan limbah akan terus dilakukan untuk pemanfaatan limbah pertanian sebagai energi melalui proyek Ar-Ge.

Kegiatan peningkatan kesadaran konsumen untuk memastikan daur ulang limbah dan residu makanan akan dilakukan.

Untuk memerangi limbah makanan, daftar periksa akan disiapkan untuk operator di tempat-tempat yang menyediakan layanan penjualan dan konsumsi massal.

Kegiatan informasi “Dari Pertanian ke Meja dan Strategi Keanekaragaman Hayati” yang diumumkan oleh Komisi Eropa akan diadakan.

Sumber : TRT Haber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here