Pemimpin Turki dan Inggris Membahas Konflik Azerbaijan-Armenia

0
59

Presiden Recep Tayyip Erdogan bersama Perdana Menteri Inggris Boris Johnson juga berbicara tentang Mediterania Timur dan isu perdagangan melalui telepon

BERITATURKI.COM, Ankara – Presiden Turki dan Perdana Menteri Inggris dalam panggilan telepon pada hari Senin (28/09/2020) membahas berbagai masalah termasuk ketegangan Azerbaijan-Armenia dan Mediterania Timur, kata sebuah pernyataan resmi.

“Armenia harus menarik diri dari wilayah yang didudukinya di dalam dan sekitar Karabakh Atas, atau Nagorno-Karabakh untuk perdamaian dan stabilitas di kawasan itu,” kata Recep Tayyip Erdogan, menurut Direktorat Komunikasi Turki.

Bentrokan perbatasan meletus Minggu pagi ketika pasukan Armenia menargetkan pemukiman sipil Azerbaijan dan posisi militer di wilayah pendudukan.

Menyinggung hubungan bilateral dan perkembangan regional, Erdogan mengatakan kepada Boris Johnson bahwa Turki dan Inggris memiliki kepentingan bersama dimana Inggris yang menunjukkan sikap seimbang dan tidak memihak di Mediterania Timur, mendukung dialog dan kerja sama.

Ketegangan telah meningkat selama berminggu-minggu karena Yunani telah mempersoalkan eksplorasi energi Turki di wilayah tersebut.

Turki – negara dengan garis pantai terpanjang di Mediterania – mengirimkan kapal bor untuk mengeksplorasi energi di landas kontinennya, menegaskan hak yang dimiliki Turki dan Republik Turki Siprus Utara di wilayah tersebut.

Untuk mengurangi ketegangan, Ankara telah menyerukan dialog untuk memastikan pembagian yang adil dari sumber daya kawasan.

Menegaskan tekad mereka untuk meningkatkan perdagangan dan investasi, dan mencapai target volume perdagangan $ 20 miliar, kedua pemimpin negara juga sepakat untuk memperkuat kerjasama pertahanan.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here