Pemimpin MHP Menolak Seruan Ketua Oposisi CHP untuk Pemilu Lebih Awal

1
28
Ketua Umum MHP Devlet Bahçeli

BERITATURKI.COM, Ankara – Partai Gerakan Nasionalis (MHP) bertekad untuk mengadakan pemilihan umum sesuai tanggal yang dijadwalkan pada Juni 2023, kata ketua partai Devlet Bahçeli pada Selasa (13/10/2020) sebagai tanggapan atas seruan partai oposisi utama untuk pemilihan lebih awal.

Berbicara dalam pertemuan kelompok parlemen partainya, Bahçeli menuduh pemimpin CHP Kemal Kılıçdaroğlu melayani untuk beberapa kepentingan lain saat dia menyerukan pemilihan cepat. “Permintaan pemilihan ketua CHP bukan hanya perintah, tapi juga delusi,” ujarnya.

“Semuanya ada waktunya. Anda harus belajar menunggu,” kata Bahçeli berbicara kepada pemimpin CHP.

Dia menegaskan bahwa kandidat MHP untuk pemilihan presiden pada 2023 adalah Presiden Recep Tayyip Erdoğan.

Pada 9 Oktober, Kılıçdaroğlu meminta pemimpin MHP untuk meminta pemilihan awal dikarenakan “negaranya tidak dikelola dengan baik.”

“Keselamatan negara ini terletak pada pemilihan awal secepatnya. Saya memberitahu ini kepada siapa? Saya sedang memberi tahu Tuan Bahçeli. Jika Anda menyukai negara ini, beri tahu besok pagi bahwa ‘cukup sudah cukup,’ dan jalankan Turki untuk pemilihan cepat,” kata Kılıçdaroğlu, berbicara di siaran berita KRT.

Menguraikan debat pemilihan awal Juru bicara CHP Faik Öztrak pada 12 Oktober mengatakan, “Bangsa kita putus asa terhadap pemerintah ini dan sedang menunggu kotak suara secepat mungkin untuk mengubah pemerintahan. Kami juga mengungkapkan suara bangsa kami.”

Sementara itu, keputusan pemilu awal oleh parlemen “sangat sulit” menurut sistem baru, kata Ketua Parlemen Mustafa Şentop pada 13 Oktober.

Dalam sistem sebelumnya tidak dicari suara mayoritas yang berkualitas di parlemen, sehingga keputusan pemilihan dini bisa diambil pada tahun-tahun sebelumnya, ujarnya.

“Saya kira tidak hanya 2023 saja, tapi pemilu akan selalu tepat waktu. Dengan adanya perubahan sistem pemerintahan, pemilu dini menjadi sulit,” katanya kepada wartawan.

Salah satu alasan paling penting untuk perubahan dalam sistem pemerintahan adalah untuk menghapus pemilu dini, Şentop mengatakan, seraya menambahkan bahwa sistem pemerintahan baru sengaja mempersulit pemilu lebih awal.

Sumber : Hurriyet Daily

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here