Pemilu Ulang Istanbul Digelar Besok, Begini Reaksi Erdogan

0
72

BERITATURKI.COM, Ankara – Partai Kiri Demokrat, (DSP) Partai Turki Independen (BTP), Partai Demokrat, (DP), Partai Komunis Turki (TKP), Partai Gerakan Buruh (EHP) dan Gerakan Komunis Turki (THK) menarik kandidat mereka untuk memprotes keputusan YSK yang memutuskan agar pemilu local Istanbul kembali dijalankan.

Total suara untuk enam partai yang ditarik dihitung sekitar 94.500, yang ditetapkan sebagai basis yang sangat relevan mengingat perbedaan final antara Imamoglu dan Yildirim yang hanya 13.000 suara.

Presiden Recep Tayyip Erdogan, yang juga kepala Partai AK, menolak kritik terhadap pemilihan baru.

“Satu-satunya tujuan kami dalam proses [pemilihan] ini adalah untuk memastikan bahwa hasil kehendak nasional dicatat dengan cara yang paling akurat dan sehat,” kata Erdogan.

Mengomentari pemungutan suara ulang, pemimpin CHP Kemal Kilicdaroglu mengatakan bahwa tugas sipil yaitu menunggu warga Istanbul pada 23 Juni 2019 besok.

“Mereka yang sedang berlibur harus kembali [ke Istanbul] dan memberikan suara,” kata Kilicdaroglu.

CHP mengatakan bahwa pihaknya menempatkan seorang pengacara untuk mengawasi setiap kotak suara serta untuk memantau proses pemungutan suara.

Memperhatikan bahwa ada 76 dewan pemilihan di Istanbul, CHP mengatakan akan menugaskan salah satu wakil parlemennya untuk setiap dewan yang bertanggung jawab terhadap perhitungan surat suara. Sementara itu, Partai AK mengatakan akan menugaskan setidaknya sembilan petugas untuk setiap kotak.

Perdebatan ras walikota Istanbul

Yildirim dan Imamoglu pada 16 Juni lal duduk dalam debat di televisi sepekan sebelum jajak pendapat yang kembali digelar. Ini adalah debat politik pertama dan yang ditunggu-tunggu setelah Partai AK memenangkan walikota Istanbul 17 tahun lalu.

Selama debat, dimoderatori oleh jurnalis veteran dan presenter TV Ismail Kucukkaya, Yildirim menekankan bahwa Partai AK pertama kali mengusulkan penghitungan ulang semua surat suara yang tidak valid, bukan pemilihan baru, tetapi oposisi gagal melakukan bekerja sama.

“Jika suara saya dihitung untuk CHP atau kandidat lain, ini adalah pencurian,” katanya.

Sementara itu, Imamoglu menolak tuduhan pencurian suara dan menandai pemilihan ulang Istanbul sebagai bagian dari perjuangan untuk demokrasi, bukan hanya pemilihan lokal.

Pindah ke janji-janji pemilu, Imamoglu mengatakan bahwa jika terpilih, ia akan menugaskan delegasi untuk melihat secara eksklusif pengungsi Suriah yang tinggal di kota. Yildirim mengatakan bahwa warga Suriah sudah aktif dalam kehidupan sosial dan pekerjaan di Istanbul dan bahwa inisiatif kota mengenai masalah ini sudah ada, meskipun mereka bisa diperkuat.

Kedua kandidat sepakat bahwa Turki belum menerima cukup dukungan internasional untuk masalah pengungsi Suriah. Mereka juga berjanji untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi warga Istanbul melalui proyek-proyek baru dan kantor pekerjaan kota, serta untuk meningkatkan ruang hijau di seluruh kota.

Selama kampanye, para pemimpin Partai CHP dan AK menghadiri beberapa pertemuan di berbagai distrik kota dan mengadakan demonstrasi publik hampir setiap hari.

Peraturan larangan pemilu

Kedua belah pihak melakukan kampanye pemilihan aktif dengan iklan melalui berbagai media di TV dan radio. Otoritas radio dan televisi Turki mengumumkan bahwa kampanye akan berakhir pada 22 Juni 2019 pada pukul 6 malam waktu setempat (1500 GMT).

Setelah ini, iklan politik di semua penyiar dan berita tentang pemilihan maupun hasilnya atau prediksi tentang hasilnya akan dilarang.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here