Pemerintah Turki Buka Jalur Metro Baru Berkecepatan Tinggi ke Bandara Istanbul

0
73
Gerbong kereta bawah tanah pertama diletakkan di atas rel jalur metro Gayrettepe-Bandara Istanbul, Istanbul, Turki, 6 September 2020. (Sumber Foto : Anadolu Agency)

BERITATURKI.COM, Istanbul – Produksi gerbong kereta bawah tanah pertama dari jalur metro berkecepatan tinggi yang menghubungkan jantung kota metropolis Turki ke mega Bandara Istanbul telah selesai dan diletakkan di atas rel, kata Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki, Adil Karaismailoğlu pada Minggu (06/09/2020).

Tes performa akan dimulai akhir bulan ini setelah semua gerbong yang akan digunakan di rute tersebut digabungkan di pusat perawatan, kata Karaismailoğlu dalam sebuah pernyataan. Jalur baru ini akan membawa penumpang dari Gayrettepe, di Şişli pada sisi Eropa Istanbul, ke bandara baru hanya dalam waktu 35 menit.

Kereta bawah tanah akan membentang 37,5 kilometer, mencakup sembilan stasiun dan akan menjadi jalur metro tercepat di negara itu, yang beroperasi dengan kecepatan 120 kilometer per jam (75 mil per jam).

Karaismailoğlu mengatakan bahwa kereta pertama ditempatkan di bagian antara Göktürk-Kağıthane. Dia menekankan bahwa produksi 10 gerbong kereta bawah tanah akan selesai dan diletakkan di atas rel pada akhir tahun ini. Jalur baru itu sebelumnya diharapkan akan selesai pada Agustus 2021.

“Meskipun kecepatan maksimum kereta bawah tanah adalah 80 kilometer per jam, untuk pertama kalinya di Turki, sistem metro ini, serta gerbong-gerbong ini, di mana kami telah menyelesaikan produksi yang pertama, dibuat dengan kecepatan 120 kilometer per jam,” kata Karaismailoğlu.

Dia menekankan bahwa sumber daya lokal diprioritaskan dalam pembuatan gerbong kereta bawah tanah seperti halnya dengan pembuatan jalur metro. Karaismailoğlu menyatakan bahwa 136 kereta yang akan digunakan di metro Bandara Gayrettepe-Istanbul akan diproduksi di Turki dengan syarat harus memiliki rasio lokalitas minimal 60%.

“Jalur metro ini tidak hanya akan menghubungkan Bandara Istanbul ke seluruh bagian Istanbul tetapi juga akan meningkatkan kapasitas produksi metro domestik kami. Ini akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk memproduksi kereta bawah tanah tercepat di dunia,” kata Karaismailoğlu.

Jalur metro Bandara Istanbul – Gayrettepe. (Sumber Foto : Daily Sabah)

Lebih lanjut Menteri menjelaskan bahwa 10 mesin penggalian digunakan secara bersamaan untuk pertama kalinya dalam sebuah proyek metro di negara tersebut. Jalur ini diharapkan melayani sekitar 600.000 warga Istanbul per harinya. Kereta bawah tanah ini akan melewati distrik Beşiktaş, Şişli, Kağıthane, Eyüp dan Arnavutköy dan diharapkan secara signifikan mengurangi beban lalu lintas kota.

Pejabat negara itu sebelumnya mengatakan tujuannya adalah menjadikan Istanbul jaringan transportasi paling luas di dunia dengan terowongan 190 kilometer dan jalur metro 1.100 kilometer.

Berada di pinggiran kota terpadat di Turki, bertengger di tepi Laut Hitam, Bandara Istanbul secara resmi dibuka pada 29 Oktober 2018, bertepatan dengan peringatan 95 tahun berdirinya Republik Turki. Fase pertamanya beroperasi penuh pada 7 April 2019 ketika mengambil alih kendali lalu lintas udara dari Bandara Atatürk yang sekarang ditutup.

Bandara Atatürk adalah salah satu yang tersibuk di Eropa. Lokasinya sedang diubah dan sekarang digunakan untuk kegiatan pelatihan, pameran penerbangan dan pekerjaan sipil, sementara beberapa bagian akan diubah menjadi taman umum.

Bandara Istanbul dapat menangani 90 juta penumpang per tahun dalam fase pengembangannya saat ini, yang meskipun merupakan angka yang tinggi, tidak seberapa dibandingkan dengan kapasitas yang direncanakan hingga 200 juta setelah selesainya keempat fase dan pembangunan enam landasan pacu, yang dijadwalkan. akan selesai pada tahun 2028. Bandara ini akan menjadi rumah bagi lebih dari 100 maskapai penerbangan yang terbang ke lebih dari 300 tujuan di seluruh dunia. Sejak April 2019 hingga akhir tahun lalu, telah melayani 52,2 juta penumpang.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here