Pemerintah Turki Berhasil Mengendalikan 167 Titik Kebakaran Hutan

0
16

Kebakaran hutan pertama muncul satu minggu yang lalu, dengan 16 masih berlangsung di 7 provinsi selatan dan barat daya Turki.

BERITATURKI.COM, Ankara – Turki telah berhasil mengatasi total 167 kebakaran hutan yang muncul seminggu yang lalu, menurut menteri pertanian dan kehutanan negara itu pada Rabu (04/08/2021).

Kebakaran hutan terjadi di 33 dari 81 provinsi di Turki, kata Bekir Pakdemirli di Twitter, menambahkan bahwa upaya terus memadamkan 16 titik api yang tersisa di tujuh provinsi di sekitar selatan/barat daya Turki: Adana, Antalya, Aydin, Denizli, Hatay, Isparta, dan Mugla.

Dalam pernyataan sebelumnya, Direktorat Kehutanan Turki mengatakan bahwa mereka menanggapi kebakaran hutan di 98 daerah pedesaan dengan 16 pesawat pemadam kebakaran, sembilan kendaraan udara tak berawak (UAV), 51 helikopter, satu helikopter tak berawak, 850 truk pemadam kebakaran dan tanker air, 150 kendaraan konstruksi, dan 5.250 personel.

Kementerian Pertahanan Nasional mengatakan di Twitter bahwa Komando Angkatan Udara terus memberikan izin penggunaan wilayah udara, pemantauan dan koordinasi lalu lintas penerbangan, dan layanan dukungan darat untuk memadamkan api.

“Selain itu, kendaraan udara tak berawak (UAV) dari Komando Angkatan Udara kami memantau zona kebakaran dari udara 24/7, dan memberikan transfer gambar instan,” tambahnya.

Drone berteknologi tinggi Turki memainkan peran kunci dalam memerangi kebakaran hutan yang sekarang berkobar di berbagai bagian Turki.

Direktorat Kehutanan Turki yang berafiliasi dengan Kementerian Pertanian dan Kehutanan menggunakan teknologi mutakhir untuk mempersingkat waktu deteksi, respons, dan pemadaman untuk memerangi kebakaran hutan.

Melalui pengawasan ekstensif oleh drone, ukuran api dapat dinilai lebih cepat dan respons presisi dapat dilakukan.

UAV tentara Turki mendapatkan visual real-time di daerah rawan kebakaran dan membaginya dengan pusat koordinasi yang mengirimkannya ke kendaraan pemadam kebakaran udara, memberi tahu mereka lokasi dan arah kebakaran hutan.

Bekerja untuk mendeteksi dan menemukan api, kendaraan udara tak berawak (UAV) sejauh ini mencatat 462 jam di udara.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here