Pemerintah Turki Akan Buka Kembali Kelas Tatap Muka di Sekolah

0
19

BERITATURKI.COM, Ankara| Pemerintah Turki berencana untuk membuka kembali sekolah-sekolah secara nasional pada 31 Agustus mendatang, sekolah-sekolah di himbau untuk bisa membuat kelas offline lagi seperti biasa dan kembali ke ruang kelas, selain siswa Pemerintah juga sudah membebaskan para orang tua siswa untuk bekerja, dengan pertimbangan telah mulai stabilnya kembali kasus Covid-19 baru-baru ini dalam laporan Kemenkes Turki.

Para guru dan administrator sekolah sedang mempersiapkan tindakan pencegahan kesehatan yang sesuai dan aplikatif di sekolah, namun menurut laporan dari Daily Sabah diperlukan penurunan kasus yang lebih terkendali di mana saat ini masih di atas 900 kasus yang ditemukan di seluruh Turki setiap harinya.

Proses belajar dan mengajar (PBM) secara online di Turki telah dimulai sejak bulan Maret, ketika Turki pertama sekali mengidentifikasi kasus pertamanya pada tanggal 10 Maret, sejak saat itu mulai membatasi pergerakan. Pemerintah Turki merencanakan untuk memulai kembali PBM pada Agustus mendatang.

Sektör Ekonomi

sementara itu dunia perekonomian Turki sudah mulai dibuka kembali pada 1 Juni lalu, bertepatan dengan berakhirnya tahun ajaran semester genap, namun protokol kesehatan baik berupa penjagaan jarak (Social distancing) maupun tindakan kebersihan lainnya masih tetap harus di dijaga.

Seorang guru di Selatan Kota antalya pada Daily Sabah mengungkapkan bahwa “mereka telah diberitahu bahwa sekolah akan dibuka kembali, jadi kami akan melihat bagaimana kelanjutannya,” kata seorang guru kelas satu di kota wisata tersebut. “Aku tentu saja merasa agak khawatir tentang kesehatan murid-muridku dan juga keluargaku.” Pungkasnya lagi.

Sejak diberlakukannya pembatasan sosial dan Lockdown terbatas yang diterapkan di 50 provinsi yang ada di seluruh Turki sejak mulai pertengahan bulan Maret hingga awal Juni bulan lalu Turki telah berhasil menekan meningkatnya angka terjangkitnya kasus Corona dan angka kematian. Pada awal kasus terjadi di Turki ribuan orang terjangkit setiap hari, sejak bulan Juni kasus Corona di Turki telah turun di angka 1000 dan penyembuhan di atas 1000.

sampai dengan hari ini total kasus yang terjangkit di Turki mencapai 230.000 kasus Turki dengan lebih dari 5.600 total angka kematian, Istanbul berada di peringkat pertama (hotspot) yang mendapatkan kasus terbanyak diikuti oleh ankara dan Provinsi Diyarbakir Timur.

Satu sumber pemerintah mengatakan “jika jumlah kasus berkurang, semua sekolah akan dibuka,” tetapi sebaliknya, sekolah-sekolah di daerah dengan infeksi tinggi mungkin tetap akan ditutup.

Seorang pejabat senior di kementerian pendidikan Turki (Eğitim Bakanlığı) mengatakan kelas mungkin harus tetap online untuk beberapa provinsi tenggara. “Normalisasi sedang berlangsung …akan tetapi jumlahnya seharusnya turun lebih cepat dari seharusnya.”

Seorang guru sekolah dasar yang berbasis di bagian tenggara Turki mendapatkan keluhan dari beberapa siswanya yang tidak memiliki sarana untuk menghadiri kelas online, menambahkan: “Pengajaran online tidak akan pernah seefisien pembelajaran di kelas.”

Kementerian Pendidikan akan adakan Lomba sekolah bersih.

Kementerian Pendidikan dan Teknologi Turki telah bekerja sama dalam sertifikasi sekolah sesuai dengan standar kebersihan. Sekolah yang mematuhi standar kebersihan yang ditetapkan terhadap coronavirus (covid-19) akan menerima sertifikasi sebagai dengan award “My School is Clean“.

Kementerian Kesehatan telah menetapkan beberapa pedoman untuk membuka kembali, mulai dari disinfektansi terus-menerus hingga pengelompokan sosial di ruang kelas dan siswa mengenakan masker setiap saat.

Sekolah harus mematuhi panduan komprehensif, yang merinci setiap tindakan, dari tempat sanitasi hingga memeriksa suhu tubuh siswa dan staf saat memasuki sekolah, mengatur meja untuk menjaga sirkulasi udara yang tepat di ruang kelas.

Panduan ini juga mencakup langkah-langkah kebersihan di bus sekolah, laboratorium, ruang mess, dan taman bermain. Pihak berwenang akan memeriksa sekolah yang mengajukan sertifikat.

Presiden Recep Tayyip Erdoğan dan kabinetnya akan membuat keputusan pada akhir bulan ini berdasarkan penyebaran infeksi dan saran dari para ilmuwan, kata para pejabat kementerian tersebut.DS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here